usir-trauma-di-istora-ratchanok-intanon-jadi-juara-di-axiata-arena
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Senyum ratu bulu tangkis Thailand Ratchanok Intanon langsung merekah usai berhasil menjuarai Malaysia Open 2022. Berlaga di partai puncak melawan Chen Yu Fei, Ratchanok ditahabiskan sebagai juara usai menang dengan skor 21-15, 13-21, dan 21-16.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan pahitnya di Indonesia Masters 2022 beberapa pekan lalu. Kala itu, di Istora Senayan, Ratchanok harus mengakui kehebatan Yu Fei usai kalah dengan skor 16-21, 21-18, dan 15-21.
Kala itu, di gim ketiga, Ratchanok sudah unggul lebih dulu dengan skor 8-2, sebelum akhirnya Yu Fei perlahan-lahan mengejar dan meninggalkannya. Mengomentari kemenangannya di Axiata Arena tersebut, Ratchanok tidak menampik bahwa sepanjang laga ia kerap dihantui oleh trauma yang terjadi di Istora tersebut.
“Kejadian di final Indonesia Masters kemarin selalu mengganggu pikiranku. Tapi untungnya aku berhasil mengusir pikiran itu dan kembali fokus pada permainanku,” kata Ratchanok, dilansir dari laman resmi BWF.
Kemenangan ini disebut Ratchanok sangat penting untuknya. Pasalnya, Yu Fei adalah salah satu pemain yang paling sulit dikalahkan oleh Ratchanok. Untuk diketahui, ini adalah kemenangan ketiga Ratchanok dari Yu Fei dari total 18 kali pertemuan mereka.
“Tentu hasil ini akan meningkatkan kepercayaan diriku. Hal ini juga akan membantuku untuk berlatih lebih keras lagi. Penampilanku sedang bagus saat ini, begitupun dengan kekuatan mentalku. Aku percaya pada diriku sendiri,” kata Ratchanok yakin.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…