Categories: Olahraga

Apri/Fadia Jumpa Kim/Kong di Babak Pertama Prancis Open

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, bereaksi atas hasil drawing Prancis Open. Akan bertemu lawan tangguh, yakni unggulan ketiga di babak pertama Prancis Open, Apriyani/Fadia tidak gentar.

Berdasarkan hasil undian, Apriyani/Fadia akan menghadapi pasangan unggulan ketiga di babak pertama. Mereka akan langsung bertemu Kim So Yeong/Kong Hee Yong dari Korea Selatan.

Menanggapi hasil undian tersebut, Apriyani/Fadia siap menghajar lawannya tersebut. Apalagi berdasarkan rekor pertemuan, pasangan peringkat sembilan dunia itu unggul 2-0 atas Kim/Kong.

“Kita hajar saja. Kan kita saling tahu satu sama lain, pola permainannya juga saling tahu. Jadi, apa yang harus kami siapkan di sana ya harus tahu sebelum masuk lapangan. Jadi sudah siap tarung,” ujar Apriyani.

Bertemunya Apriyani/Fadia dengan pasangan unggulan di babak pertama memang tidak lepas dari ranking mereka yang turun. Sejak mereka absen di beberapa turnamen, ranking mereka merosot ke urutan sembilan.

Alhasil, pada undian di turnamen berlevel tinggi, Apriyani/Fadia keluar dari posisi unggulan delapan besar. Namun, mereka justru tidak masalah dengan status sebagai nonunggulan.

“Sebenarnya unggulan atau bukan kami berupaya untuk main lepas aja. Jadi enggak ada yang membebani kami,” jawab Apriyani.

“Yang membebani kami kan diri kami sendiri waktu kemarin, beberapa bulan lalu. Tapi selalu siap mau unggulan atau nonunggulan, kami siap menang,” lanjutnya.

Kini, menarik menantikan aksi Apriyani/Fadia di French Open 2024. Ajang itu akan berlangsung pada 5-10 Maret 2024. Ini menjadi tur Eropa pertama mereka pada tahun ini.(int/eca)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

14 Ribu Siswa SMP di Pekanbaru Jalani TKA, Ini yang Perlu Diketahui

Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…

10 menit ago

Kakek di Rohil Ditangkap, Diduga Cabuli Cucu Kandung

Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.

25 menit ago

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

23 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

23 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

23 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

24 jam ago