Categories: Lingkungan

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho berencana mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru memiliki komposter di rumah masing-masing sebagai upaya mengurangi volume sampah rumah tangga, khususnya sampah organik.

Agung Nugroho menyampaikan bahwa dirinya telah lebih dahulu mempraktikkan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Menurutnya, cara tersebut tergolong sederhana dan cukup efektif dalam menekan jumlah sampah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini akan dimulai dari kalangan aparatur pemerintah sebagai contoh nyata bagi masyarakat. Seluruh ASN nantinya diwajibkan untuk memiliki sekaligus memanfaatkan komposter di rumah masing-masing.

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, ia telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) agar melakukan pengecekan langsung ke rumah para pejabat.

Langkah ini dilakukan guna memastikan para pejabat telah mulai menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri di lingkungan rumah tangga.

Setelah diterapkan di tingkat pejabat, program tersebut akan diperluas ke seluruh ASN di Kota Pekanbaru. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang diikuti masyarakat luas.

Agung Nugroho optimistis, kebijakan ini dapat menjadi salah satu solusi awal dalam mengatasi persoalan sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.(nda/hbk)

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

9 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

9 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

10 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

10 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago