Categories: Nasional

Diduga Rambah Pelajar Â

(RIAUPOS.CO) — Bisnis prostitusi melibatkan kalangan pelajar di bawah umur sudah cukup lama terdengar di Duri. Meski baru beredar di lingkungan terbatas, kabar tersebut patut menjadi perhatian serius dari seluruh pihak.
Informasi yang didapat, prostitusi terselubung di kalangan remaja perempuan dari SMA maupun SMP sudah cukup lama terjadi di Duri.
Terkait bisnis esek-esek yang diduga melibatkan pelajar yang notabene adalah anak di bawah umur ini, Ketua Satgas Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kecamatan Mandau, Refri Amran, Selasa (30/7), mengaku miris mendengarnya. Ia pun tak menampik kalau praktik seperti itu ada dan telah terjadi di daerah ini.
Karena praktik ini haram dan sangat terlarang, Refri merasa perlu menyampaikan peringatan khusus. Terutama kepada para mucikari yang telah dengan sengaja mengeksploitir kalangan remaja perempuan di bawah umur. “Jangan coba-coba melibatkan anak dalam bisnis haram itu. Sanksi hukumnya berat,” tukasnya.
Refri juga mengaku sudah cukup sering mendengar dan mendapat laporan tentang pergaulan yang semakin bebas dan melampaui batas di kalangan remaja dan pelajar berlainan jenis di wilayah ini.
“Jangan keterlaluan dalam pergaulan. Untuk diingat, pacar kalian itu belum tentu akan menjadi suami kalian kelak. Makanya jauhi pergaulan yang akan menjerumuskan kalian ke lembah nista,” ujarnya.
Refri juga mengingatkan para orang tua, guru dan masyarakat banyak untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari pergaulan bebas.
“Anak memiliki tiga ruang interaksi. Di rumah, sekolah dan lingkungan. Porsi waktu terbesar mereka ada di rumah. Makanya peran orang tua sangat diperlukan untuk memantau perkembangan anak,” pungkas Refri.(ade)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

7 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

9 jam ago

Piala Dunia Anak Regional Riau Tuntas, Ini Tim yang Lolos ke Bandung

Empat tim juara Regional Riau memastikan tiket ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 tingkat nasional…

11 jam ago

BPKAD Meranti Tegaskan Tak Pernah Terima Dana Reboisasi Puluhan Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti membantah menerima Dana Reboisasi Rp23,15 miliar dan menegaskan hal itu tidak sesuai…

11 jam ago

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

20 jam ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

20 jam ago