Peminat STIKes dan STMIK Hang Tuah Tetap Tinggi
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat melambat, minat masyarakat melanjutkan pendidikan tetap tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Hang Tuah Pekanbaru.
Itu disampaikan Pengurus Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH di hadapan 774 mahasiswa baru yang mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STIKes dan STMIK Hang Tuah Pekanbaru, Rabu (28/8) yang bertemakan "Membentuk Mahasiswa yang Berkarakter, Kreatif dan Inovasi serta Berjiwa Entrepreneur dalam Menghadapi Kemajuan Teknologi". Dalam kesempatan itu hadir, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru Ahmad Hanafi SKM MKes dan Ketua STMIK Hang Tuah Pekanbaru Hendri Fonda SKom MKom.
Beliau mendoakan mahasiswa baru tersebut bisa secepatnya menjadi sarjana dan diserap di lapangan pekerjaan baik desa, kota, provinsi, nasional maupun internasional. Untuk itu mahasiswa yang baru ini mari terus belajar, membaca, menulis dan meneliti sehingga bisa menjadi sarjana yang unggul.
Sedangkan Pengurus Yayasan Hang Tuah H Moh Sukri SH mengatakan, STIKes dan STMIK Hang Tuah diminati masyarakat tidak terlepas dari kualitas kedua perguruan tinggi tersebut, selanjutnya kedua perguruan tinggi ini dinilai memiliki visi dan misi yang jelas oleh masyarakat. Pengakuan kualitas juga diperkuat dengan pengakuan pemerintah terhadap perguruan tinggi ini dengan akreditasi B.
Ia juga mengapresiasi bahwa seluruh prodi yang ada di Yayasan Hang Tuah Pekanbaru semuanya terakreditasi B. Untuk pengajar atau pengampunya terdapat doktoral dan para praktisi. Karena kualitas yang selalu dipertahankan membuat STIKes dan STMIK Hang Tuah Pekanbaru tetap diminati masyarakat di Provinsi Riau dan di luar Provinsi Riau meliputi Kepri, Sumbar, Jambi dan lainnya.
Sedangkan Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes menyampaikan pesan memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama kuliah dan dapat lulus tepat waktu. Ketua Pelaksana yang juga Wakil Ketua III STIKes Hang Tuah Pekanbaru Novita Rany SKM MKes menyebutkan, materi yang diberikan pada PKKMB meliputi bela bangsa, motivasi, bahaya narkoba. Bahaya narkoba itu disampaikan oleh pemateri dari BNN.(nto/adv)
Narasi: Herianto Baserah
Foto: Humas STIKes Hang Tuah
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…