Foto bersama: Para wisudawan/wisudawati Universitas Muhammadiyah Riau foto bersama jajaran akademis Umri usai melaksanakan sidang terbuka, Sabtu (29/6/2019). Prapti Dwi Lestari / Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berlokasi di halaman kampus utama, Sabtu (29/6), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melaksanakan sidang terbuka senat akademik dalam rangka wisuda sarjana dan diploma III ke-16 tahun ajaran 2018-2019.
Hadir dalam wisuda tersebut, rektor sekaligus Ketua Senat Akademik Universitas Muhammadiyah Riau Dr H Mubarak MSi, Kepala Bagian Sumber Daya Perguruan Tinggi L2 Dikti Wilayah X Febrina Fitri Dwikora SE MSi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Prof Dr HM Nazir MA, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Agus Taufiqurrahman M Kes SpS.
Rektor Umri Dr H Mubarak MSi mengatakan, Umri tengah memberikan pelayanan akademik kepada 6.556 mahasiswa yang tersebar di 22 program studi dan 7 fakultas umum dan 1 fakultas khusus untuk studi Islam, dan mewisuda sebanyak 245 sarjana.
Sedangkan total lulusan yang telah dihasilkan oleh Umri hingga hari ini adalah sebanyak 2.828 alumni. â€Pada tahun ini Umri kembali mendapatkan izin pembukaan program studi yang telah diupayakan perizinannya selama lebih kurang 3 tahun,†tuturnya.
Apalagi, program studi tersebut adalah Program Studi Sarjan Farmasi, yang berada di bawah Fakultas MIPA dan Kesehatan, hingga saat ini Umri telah memilik 23 program studi. â€Ke depannya Umri sedang mengupayakan pendirian Program Studi Sarjana Kedokteran. Semoga upaya tersebut mendapatkan kemudahan,†harapnya.(ayi)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.