Tertua 90 Tahun, Termuda 18 Tahun
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah, pastinya menjadi mimpi setiap muslim. Namun tidak setiap orang dapat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Dari ribuan jamaah haji di Provinsi Riau, terdapat seorang jamaah tertua. Jamaah calon haji (JCH) tersebut bernama Abdullah bin Ibrahim Salim. Jamaah asal Kota Pekanbaru tersebut telah mencapai usia 90 tahun.
Untuk dapat panggilan Allah berangkat ke tanah suci Makkah, diperlukan kesabaran untuk menunggunya. Bisa mencapai bertahun-tahun. Hal itu juga yang terjadi pada jamaah calon haji tertua tersebut. Diperlukan waktu yang cukup lama, sehingga musim haji tahun 2019 ini bisa menunaikan ibadah haji.
Sementara itu, Thasya Salsabila Makmur tercatat sebagai JCH termuda yang tentunya beruntung, karena di usianya yang masih 18 tahun bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia juga perlu menunggu lama hingga akhirnya dapat naik haji. Ia didaftarkan kedua orangtuanya ketika ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Jamaah tertua dan termuda juga didampingi keluarga dan diperhatikan petugas haji. Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, Drs H Dahlan MA mengatakan, persiapan JCH Kota Pekanbaru secara umum sudah tuntas, hanya menunggu jadwal keberangkatannya. “Tinggal menunggu keberangkatan. Sedangkan tentang perubahan jadwal keberangkatan sudah diketahui para JCH,†terangnya.
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…