Categories: Nasional

Pencegahan Karhutla Secara Permanen Terus Diperkuat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, memimpin rapat teknis pemantapan langkah pencegahan karhutla sekaligus antisipasi karhutla tahun 2021, Rabu (28/4/2021). 

Ini merupakan rapat rutin agar tidak lengah mengatasi karhutla ke depan, setelah keberhasilan mengatasi karhutla di 2020.

"Ini merupakan rapat rutin untuk mengantisipasi karhutla. Apalagi pada momen Puasa Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, semua pihak harus waspada agar kejadian karhutla dapat segera diantisipasi sedini mungkin. Pesan Bapak Presiden selama masa Puasa Ramadan dan Lebaran jangan ada persoalan karhutla,” ujar Menteri Siti.

Rapat berlangsung secara daring  membahas evaluasi atas upaya-upaya penanggulangan karhutla periode Januari-April 2021. Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati dalam paparannya memprediksi curah hujan untuk enam bulan ke depan (Mei-Oktober) dan tingkat kerawanan  terjadinya karhutla di Indonesia.

BMKG merekomendasikan agar semua pihak mewaspadai potensi karhutla kategori moderat dan tinggi pada bulan Juni-September 2021 di wilayah Riau, Jambi dan Sumsel. Kemudian pada bulan Juli-September 2021 di sebagian wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan bagian selatan. Lalu pada bulan Agustus-Oktober 2021 di wilayah NTT dan Papua bagian selatan.

Kepala BNPB yang diwakili oleh Sestama BNPB, Dody Ruswandi, menyebutkan, jika BNPB berdasarkan Inpres No 3 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan siap sedia membantu penanganan karhutla. 

Dukungan yang dimaksudkan Dody meliputi sarana operasi pemadaman udara berupa Helikopter Fire Fighting dan Patroli, dan Bantuan dukungan untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atas permohonan masing-masing gubernur.

Berikutnya BNPB bekerja sama dengan TNI/Polri akan memberikan dukungan pembiayaan pengerahan personil TNI/Polri dan masyarakat dalam rangka upaya pencegahan dan pemadaman darat. BNPB juga bekerja sama dengan KLHK akan memberikan dukungan pembiayaan kegiatan partisipatif masyarakat melalui program Masyarakat Peduli Api (MPA)-Paralegal.

Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjelaskan tentang langkah modifikasi curah hujan  melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) periode akhir Maret hingga 8 April di Provinsi Kalimantan Barat dan Riau. Selanjutnya Sekretaris Utama (Sestama) BNPB melaporkan progress Satgas Permanen di enam provinsi rawan karhutla yang ditopang  oleh TNI dan Polri.

Menanggapi potensi terjadinya karhutla ke depan, Kepala  (BPPT), Hammam Riza, menyebut jika lembaganya terus melakukan TMC. Melalui salah satu Deputinya, Yudi Anantasena, upaya TMC yang dilakukan oleh BPPT bekerja sama dengan KLHK, BNPB, BMKG, TNI, BRGM, BPBD pada bulan Maret-April menunjukan hasil yang cukup baik dari segi prosentase penambahan curah hujan di Provinsi Riau dan Kalimantan Barat.

Menteri Siti sangat berterima kasih dan berharap agar sinergitas dan integrasi kerja penanggulangan karhutla menjadi semakin baik kedepannya. Hal ini ia ungkapkan untuk mendorong upaya mewujudkan solusi permanen penanganan karhutla yang diminta oleh Presiden Jokowi segera dapat dilakukan.
 
Pada kesempatan ini juga dibahas upaya perintisan langkah integrasi analisis emisi karbon karhutla, serta analisis perubahan suhu bumi dan suhu dibawah permukaan bumi dalam kurun  waktu puluhan hingga seratus tahun. 

“Saya minta tolong BMKG dan BPPT untuk saat ini mulai lakukan integrasi karhutla dalam konteks emisi karbon dan pengendalian perubahan iklim. Kita serius menurunkan emisi karbon,” kata Menteri Siti mengakhiri.

Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

13 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

13 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

14 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

14 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago