global-qurban-act-siap-bantu-masyarakat-di-tengah-pandemi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bulan Ramadan telah usai dan akan memasuki bulan Zulhijah, di mana umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha. Namun, pandemi global Covid-19 belum terlihat adanya perlambatan penularan.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) pun akan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Tidak hanya di Indonesia saja, namun juga di luar negeri.
Walaupun tengah mengalami kesulitan ekonomi, masyarakat terus bahu-membahu memberikan kepedulian terbaiknya kepada banyak pihak. Terlebih saat Idul Adha, dimana berkurban menjadi ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.
Untuk Idul Adha 1441 Hijriyah yang akan tiba pada 31 Juli 2020 mendatang, masyarakat sudah bisa menunaikan kurbannya melalui Global Qurban. Ratusan ribu ekor setara kambing akan disediakan dan didistribusikan ke berbagai wilayah, khususnya yang menjadi episentrum sebaran Covid-19.
Untuk distribusi di Indonesia, wilayah distribusi akan dikonsentrasikan ke Pulau Jawa, di mana dampak ekonominya terlihat masif. "Jabodetabek menjadi salah satu wilayah distribusi daging kurban dari Global Qurban karena secara medis, ekonomi, serta jumlah pasien Covid-19 paling parah. Nantinya penerima manfaat merupakan golongan masyarakat pra-sejahtera, pekerja harian, hingga pekerja yang dirumahkan dan di-PHK," jelas Koordinator Global Qurban-ACT Sukorini melalui keterangan resmi, Jumat (29/5).
Untuk memaksimalkan terpenuhinya kebutuhan pangan selama pandemi, Global Qurban-ACT pun menargetkan bisa menyembelih 100.000 ekor hewan kurban dan menyalurkannya kepada jutaan masyarakat penerima manfaat.
Ia pun berpesan agar masyarakat dapat sesegera mungkin berkurban melalui Global Qurban tanpa harus menunggu Juli nanti.
"Jika pun dibeli sekarang, pekurban tak perlu repot mengurusi hewan kurbannya. Global Qurban telah memiliki Lumbung Ternak Wakaf yang merawat hewan kurban dengan baik," tutup Sukorini.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…