Categories: Nasional

AHY Perintahkan Kader Kerja Keras Atasi Pandemi

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengeluarkan maklumat langsung kepada seluruh kader Demokrat di Tanah Air. Maklumat yang berisi tindakan yang harus dilakukan kader PD di masa pandemi saat ini, disampaikan AHY melalui sebuah saluran televisi nasional akhir pekan lalu. Saat itu, AHY menyebut bahwa situasi pandemi sebagai wake up call atau sebuah peringatan yang menghentak. Karena sebelum adanya pandemi, hampir seluruh masyarakat larut dengan kencangnya arus digital.

"Musibah pandemi Covid-19 yang kita hadapi ini, nyata. Siapapun bisa jadi korbannya. Perkembangan informasi dan teknologi membuat kita takabur dan jumawa, seolah menjadi penguasa dalam kehidupan ini. Setelah 9 bulan kita bergulat dengan Covid-19 dan belum juga menemukan jawabannya. Kita baru menyadari bahwa we are insignificant in this universe," ujar AHY mengawali pidatonya.

Ia melanjutkan, krisis yang melanda negeri ini adalah hal yang serius. Untuk itu, dia mengajak agar perlu saling berbagi rasa dan empati serta harus lebih bersatu untuk mengatasinya. Jangan biarkan, satu pun di antara masyarakat menanggung bebannya sendiri. Kuncinya menurut AHY adalah kebersamaan. Kalau ingin cepat lakukan sendiri, tetapi kalau ingin sukses, lakukan bersama-sama.

"Untuk itu saya mengajak dengan tulus, kita semua untuk memperkuat barisan, bahu-membahu dan tolong menolong," sambungnya.

Meskipun Partai Demokrat berada di luar pemerintahan, lanjut AHY, namun pihaknya memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk bisa menangani pandemi Covid-19, secara cepat dan tepat. Untuk itu, ke depan, Partai Demokrat akan terus bantu atasi Covid-19. Bantu pemulihan ekonomi serta bantu rakyat di sekeliling kader Demokrat di seluruh Indonesia.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan ada tiga hal besar yang berkaitan dengan pesan dan ajakan yang ia sampaikan. Pertama, dalam mengatasi krisis besar pilihan yang harus diambil adalah menyelamatkan manusia dan memulihkan ekonomi sebagai kesatuan yang utuh. Dengan strategi dan kebijakan serta tindakan yang tepat, ia meyakini keduanya dapat dicapai.

Selanjutnya, dalam mengatasi pandemi dan krisis tentunya harus ada pilihan kebijakan tepat. Yang benar-benar mendatang kan keberhasilan. Tentunya, bersamaan dengan itu, dirinya merasa perlu adanya langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang mengancam keberlangsungan kehidupan yang baik di masa depan. "Kita harus bisa mengatasi masalah tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari," ucapnya.

Ia kembali menekankan kepada suruh kader Demokrat untuk bekerja lebih keras lagi dalam mengatasi pandemi yang sedang berlangsung. Yakni dengan gencar mengajak masyarakat serta keluarga untuk menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Selanjutnya, kader PD diminta AHY untuk mengutamakan kepentingan masyarakat diatas segalanya. Seperti memberikan bantuan terhadap orang terdekat, melakukan pembinaan terhadap UMKM dan memperhatikan kualitas pendidikan dengan metode dalam jaringan.

Pesan tersebut disampaikan AHY agar bisa di realisasikan seluruh kader di 34 provinsi se-Indonesia. Dengan begitu, AHY meyakini beban masyarakat di saat menghadapi pandemi Covid-19 akan bisa berkurang. Terutama persoalan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat. "Kader Demokrat wajib hadir di tengah masyarakat untuk meringankan beban yang saat ini dipikul," ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa program yang telah di lakukan Partai Demokrat di seluruh provinsi se-Indonesia seperti memberikan bantuan WiFi gratis kepada pelajar untuk mengikuti pembelajaran dalam jaringan. Meski sudah direalisasikan oleh kader Demokrat, AHY meminta agar kegiatan tersebut tetap berjalan hingga masa pandemi berakhir. Selain itu, ia juga mencontohkan kegiatan berbagi sembako untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi sejak awal pandemi Covid-19.

"Atas nama keluarga besar Partai Demokrat, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para dokter, perawat, tenaga kesehatan, TNI/Polri dan seluruh komponen bangsa atas kerja keras, pengabdian dan pengorbanan yang telah dilakukan dalam upaya mengatasi Covid-19. Mari kita tetap optimis, terus bekerja keras dan pantang menyerah. Mari kita ubah tantangan menjadi peluang. Mari kita ubah ancaman menjadi kesempatan," tutur AHY.(adv)

Narasi: AFIAT ANANDA
Foto: HUMAS PARTAI DEMOKRAT

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Seleksi Komisaris PT BLJ Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Bengkalis kepada Peserta

Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…

1 hari ago

BPBD Catat 20 Bangunan Terdampak Abrasi di Kuala Enok dalam Tiga Hari

Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…

1 hari ago

Jadi Saksi di Sidang Korupsi Abdul Wahid, UAS Ungkap Fakta di Balik Pilgub Riau

Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…

1 hari ago

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya ke Ruang Kreatif

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…

2 hari ago

PLN UIP Sumbagteng Gelar Fun Walk di Bukittinggi, Perkuat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…

2 hari ago

Senat Unri Sahkan Delapan Bakal Calon Rektor, Tahapan Penentuan Tiga Kandidat Segera Digelar

Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…

2 hari ago