JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) berencana akan membangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk peningkatan layanan jamaah selama di Saudi.
“Gedung ini akan dibangun dengan menggunakan dana yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Nizar melakui keterangan resmi, Senin (28/9).
Dia mengatakan pembangunan ini akan menggunakan dana surat berharga syariah negara (SBSN). Saat ini, pembangunan kantor tersebut telah masuk dalam proses.
“Melalui dana SBSN yang dikelola oleh Kementerian Keuangan, kita sedang berupaya mendirikan kantor di Arab Saudi yang saat ini sedang dalam proses,” tambah dia.
Nizar menambahkan, kantor yang akan dibangun ini merupakan milik negara Indonesia. Di mana dapat dimanfaatkan untuk kepengurusan ibadah haji yang merupakan tugas nasional.
“Sebagai tugas nasional, penyelenggaraan haji tidak hanya dilakukan oleh Kemenag saja. Melainkan, dilaksanakan dengan sinergisitas lintas kementerian,” terang dia.
Maka dari itu, pihaknya mendirikan bangunan yang berfungsi untuk mengintegrasikan pelayanan haji dan umrah. “Dengan adanya tugas nasional tersebut, maka sangat dibutuhkan adanya kantor bagi kita di Arab Saudi,” tegasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…