JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) berencana akan membangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk peningkatan layanan jamaah selama di Saudi.
“Gedung ini akan dibangun dengan menggunakan dana yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Nizar melakui keterangan resmi, Senin (28/9).
Dia mengatakan pembangunan ini akan menggunakan dana surat berharga syariah negara (SBSN). Saat ini, pembangunan kantor tersebut telah masuk dalam proses.
“Melalui dana SBSN yang dikelola oleh Kementerian Keuangan, kita sedang berupaya mendirikan kantor di Arab Saudi yang saat ini sedang dalam proses,” tambah dia.
Nizar menambahkan, kantor yang akan dibangun ini merupakan milik negara Indonesia. Di mana dapat dimanfaatkan untuk kepengurusan ibadah haji yang merupakan tugas nasional.
“Sebagai tugas nasional, penyelenggaraan haji tidak hanya dilakukan oleh Kemenag saja. Melainkan, dilaksanakan dengan sinergisitas lintas kementerian,” terang dia.
Maka dari itu, pihaknya mendirikan bangunan yang berfungsi untuk mengintegrasikan pelayanan haji dan umrah. “Dengan adanya tugas nasional tersebut, maka sangat dibutuhkan adanya kantor bagi kita di Arab Saudi,” tegasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…