bottega-veneta-dukung-riset-vaksin-covid-19
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dunia kini tengah bahu membahu menangani pandemi Covid-19. Berbagai bantuan pun diberikan. Salah satunya dukungan untuk para peneliti guna segera menemukan vaksin Covid-19. Dukungan tersebut pun dilakukan merek mode Bottega Veneta.
Yup, label mewah Bottega Veneta berkomitmen mendukung penelitian ilmiah di Italia dalam menemukan vaksin Covid-19. Tak tanggung-tanggung, label tersebut memberikan donasi sebesar 300 ribu euro atau setara Rp5 miliar.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendanai beasiswa dua tahun penelitian ilmiah di wilayah Veneto, Lazio, dan Campania. Selain itu, Bottega juga mendanai seorang peneliti pneumologi yang dipekerjakan di Departemen Jantung, Thoracic, Ilmu Vaskular dan Kesehatan Masyarakat dari Universitas Padua.
CEO Bottega Veneta, Leo Rongone mengungkapkan, para peneliti adalah sumber daya bernilai bagi kemanusiaan secara global. Karena itu, pihaknya merasa terpanggil untuk berkontribusi.
"Karena alasan inilah, kami di Bottega Veneta merasa berkewajiban untuk mendukung mereka yang berada di garis depan, berkontribusi pada kemajuan penelitian," kata CEO Bottega Veneta, Leo Rongone, seperti dikutip dari Channel News Asia Luxury.
Sementara itu, Direktur Kreatif Bottega Veneta, Daniel Lee mengatakan, dukungan terhadapa profesional medis saat ini merupakan prioritas.
"Selama ini, mereka yang bekerja tanpa lelah untuk mengatasi dampak buruk Covid-19 dan serta para peneliti ilmiah. Dengan beasiswa ini kami dapat berkontribusi untuk mengamankan masa depan kesehatan global, dengan mendukung pekerjaan yang mengagumkan dan berani," ujar Daniel Lee.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…