Categories: Nasional

7 Tersangka Masih Jadi Buronan KPK, Ini Daftarnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) era Firli Bahuri memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Bukan hanya masalah di internal KPK, tapi juga segelintir kasus yang hingga kini masih terdapat sejumlah tersangka menjadi buronan KPK.

Berdasarkan catatan JawaPos.com, terdapat tujuh tersangka yang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Buronan KPK itu bukan hanya terjadi pada era Firli, tapi juga warisan dari kasus pimpinan sebelumnya Agus Rahardjo.

Sejumlah tersangka yang masih buron di antaranya, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, serta Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto. Ketiganya merupakan tersangka dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Selain itu, buronan korupsi atas penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Sjamjul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim. KPK menyebut keduanya berada di Singapura. Segala upaya telah dilakukan KPK untuk memanggil kedua tersangka BLBI itu.

Selain itu, Izil Azhar alias Ayah Marine yang masuk DPO KPK sejak Rabu, 26 Desember 2018. Mantan Panglima GAM Wilayah Sabang ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi bersama Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf.

Terkahir, mantan Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku. Dia merupakan tersangka pemberi suap terkait kasus proses pergantian antarwaktu (PAW) Fraksi PDI Perjuangan. Harun diduga berada di Indonesia, namun KPK hingga kini masih belum juga berhasil meringkusnya.

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan, dirinya optimis dapat meringkus ketujuh buronan tersebut. KPK tak tinggal diam kepada tujuh buronan koruptor tersebut.

"Terkait dengan upaya penangkapan para DPO, saya menegaskan bahwa KPK bertekad untuk menemukan dan memproses sesuai dengan prosedur hukum, tidak hanya Nurhadi, tapi termasuk Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim, serta Izil azhar yang telah buron sejak setahun lalu," kata Firli, Rabu (26/2).

Khusus Nurhadi, kata Firli, pihaknya hingga kini terus melakukan pencarian di sejumlah lokasi. Termasuk pada hari ini, Rabu (26/2) tim penyidik KPK telah mendatangi rumah mertua Nurhadi di Tulungagung, Jawa Timur. Namun hingga kini belum juga membuahkan hasil.

"Satgas pencarian Nurhadi terus bekerja keras melakukan pencarian, termasuk menggeledah sejumlah tempat. Kami juga menelusuri sejumlah informasi dan isu keberadaannya yang dikatakan sejumlah pihak," klaim Firli.

Oleh karena itu, Firli menyampaikan pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk mencari buronan KPK. Dia pun mengharapkan agar para penjahat korupsi itu segera tertangkap dan bersikap kooperatif.

"KPK juga terus berkomunikasi dengan satgas yang dibentuk oleh Kapolri. Atas hal ini kami menyampaikan terima kasih pada Kapolri yang membantu pencarian para DPO," ucap mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menandaskan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

9 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

9 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

10 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

11 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

1 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

1 hari ago