Categories: Nasional

Pasar Tradisional Jual Singa

Berkunjung ke Qatar tak akan terasa lengkap tanpa mampir ke Souq Waqif. Selain menyajikan pemandangan khas Timur Tengah, pasar yang berada di Doha, ibu kota Qatar, itu menyajikan oleh-oleh paling lengkap.

BUS, mobil pengantar, hingga careem (transportasi online) Kamis (21/11/2019) malam ramai menurunkan wisatawan di depan Souq Waqif.

Mereka berasal dari berbagai negara. Tak heran, suasana Souq Waqif malam itu tampak penuh. Bahkan, banyak warga setempat yang datang.

Sudah menjadi kebiasaan warga sana datang untuk makan hingga nongkrong. Atau sekadar ngopi dan menikmati shisa sambil ngobrol santai dengan teman atau keluarga.

Terutama pada Kamis malam. Kamis malam bagi orang sana ibarat malam Minggu. Tempat hiburan pasti ramai.

Baru turun dari kendaraan saja, masih di depan Souq Waqif, banyak wisatawan yang langsung berfoto. Selfie, groupie, hingga merekam video untuk status Instagram mereka. Sebab, dari depan saja, suasana pasar tradisional terbesar di Qatar itu sudah terlihat berbeda. Terutama dari segi bangunan. Bangunan pasar masih berciri tradisional khas Timur Tengah.

Tembok diplester tidak rata. Warnanya khas: krem. Satu lagi, tidak pakai genting seperti di Indonesia. Bangunan semimodern juga ada. Terutama restoran. Namun, ada pula restoran yang masih mempertahankan konsep bangunan tradisional.

Salah satunya Damasca One. Pakaian waiters-nya pun masih pakaian tradisional Timur Tengah dengan rompi khasnya. Alunan suara gambus hingga qanun (kecapi) menghibur tamu restoran. Meski Souq Waqif merupakan pasar tradisional terlengkap di Qatar, jangan harap bisa menemukan pecel atau makanan khas Indonesia.

Sebagian besar makanan yang ditawarkan di sana khas Timur Tengah. Terutama yang berbau masakan dari daging domba. "Ada sekitar 40 restoran besar di sini," kata Vesta, warga yang sudah bolak-balik ke Souq Waqif.

Namun, jumlah kiosnya jauh melebihi itu. Sekitar seribu kios. Yang dijual pun beragam. Tentu, mayoritas adalah khas Timur Tengah. Misalnya, cokelat Al Nassma. Sekilas, cokelat itu mirip cokelat pada umumnya. Namun, jika dilihat komposisinya, ada yang berbeda. Ada campuran susu unta. Rasanya sudah tentu berbeda. Kabarnya, cokelat tersebut hanya bisa didapat di Qatar. Salah satu oleh-oleh khas.

"Hanya ada di Qatar," kata Mohammad Siradjudin, salah seorang pedagang. Harga sebungkus sekitar Rp400 ribu.

Cokelat Al Nassma merupakan salah satu yang diburu selain boneka karikatur berbusana Timur Tengah dan kerajinan tangan. "Kalau orang Eropa, paling banyak mencari handicraft," ujar Siradj.

Kalau orang Indonesia, kata dia, mereka suka membeli permen, gantungan kunci, dan hiasan kulkas. "Banyak juga orang Indonesia yang mampir ke sini," ungkapnya. Katanya, wajahnya mirip-mirip.

Satu lagi yang banyak dicari dan dijual di sana adalah dallah. Yaitu, teko tradisional, tetapi tampak mewah. Dilapisi warna-warna emas dan silver dengan hiasan batu-batuan permata. Semua jenis barang tersebut dijual dalam blok-blok khusus. Pakaian, serban, sepatu, jam tangan, dan aksesori lain berada dalam satu blok.

Untuk hewan, ada blok sendiri. Burung, kelinci, dan beragam hewan lain juga ada. Bahkan, yang sedikit kontroversial adalah stan khusus yang menjual hewan-hewan yang diawetkan.

Misalnya, ular, tupai, dan ratusan satwa lain. Bahkan, singa pun ada. "Di sini legal, tidak apa-apa," ungkap Siradj.

Namun, pembelinya cukup jarang. Kebanyakan hanya melihat sekilas, ambil gambar hewan yang diawetkan, lalu berjalan mencari spot lain. Sebab, tidak sembarang orang suka mengoleksi benda tersebut.

Sumber : Batampos.co.id/JPG
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

14 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

14 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

14 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago