Categories: Nasional

Desainer Riau Bawa Batik Bono ke Kancah Nasional

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rumah Batik Andalan (RBA) binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berkolaborasi dengan perancang busana asal Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Andi Fitri Hartuti. Andi merupakan perancang busana ternama yang membuat koleksi busana muslim ready-to-wear. Kali ini, kolaborasi antara keduanya menggunakan rangkaian batik berbahan viscose dari PT Asia Pacific Rayon (APR). 

Andi mengatakan koleksi ini merupakan dibuat dengan pewarna alami yang berasal dari daun ketapang, kulit jengkol dan jati. Untuk motif, ia terinspirasi dari tumbuhan yang berada di lingkungan sekitar rumah, seperti motif daun sirih, daun pegagan, daun teratai dan timun suri yang dipadukan dengan motif gelombang bono yang merupakan motif ikonik dari RBA. 

"Saya sangat senang dan bangga mendapat kesempatan kolaborasi ini karena membawa batik Riau ke kancah nasional. Saya juga bersyukur APR memfasilitasi pemotretan di rooftop Senayan City Mall dan saya juga bisa mengunjungi dan memanfaatkan fasilitas Jakarta Fashion Hub," ujar Andi, Senin (25/10).

Koordinator RBA , Ade Irmawani menyebut ia dan para pembatik lain tidak menyangka kain batik mereka dapat digunakan menjadi busana yang bernilai tinggi. 

"Biasanya batik RBA dibeli pelanggan untuk dipakai sebagai seragam kerja atau baju pesta di daerah, namun kerjasama APR membuat kain batik kami tampil jauh lebih bernilai dalam fashion," ujarnya. 

Communications and Community Development APR, Metti Haryanti menuturkan APR terus mendukung potensi perancang busana lokal untuk mencapai pasar nasional sehingga menggairahkan kembali industri teksil, industri kreatif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah kondisi pandemi ini. 

APR juga gencar mendukung pemerintah daerah untuk mengembangkan kerajinan batik lokal yang terkenal dengan sebutan batik Bono itu. Hal ini dibuktikan dengan APR mengadakan pelatihan bagi para pembatik di Rumah Batik Andalan seperti pelatihan pembuatan desain motif dan pelatihan batik pewarna alam. 

"Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat "Everything Indonesia", dengan mengajak seluruh pihak untuk menggunakan bahan baku yang berasal dan diproduksi di Indonesia," katanya. PT RAPP, bagian dari grup APRIL dan APR merupakan perusahaan yang berada di bawah naungan Grup Royal Golden Eagle (RGE), sebuah perusahaan berbasis sumber daya alam yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.(rls/gem)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

2 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

3 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

3 hari ago