Categories: Nasional

Komnas HAM Minta Aparat Bersikap Bijaksana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyusul banyaknya mahasiswa korban luka akibat kericuhan demonstrasi di Gedung DPR. Total ada 90 mahasiswa luka yang dilarikan ke RSPP pada Selasa (24/9), namun data terakhir sebanyak 87 di antaranya sudah diizinkan pulang.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab menjelaskan, pihaknya mempertanyakan kepada kepolisian mengapa kericuhan dalam aksi demonstrasi mahasiswa bisa terjadi. Dia menyesalkan ada banyak mahasiswa yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Tentu kami dari Komnas HAM datang ke RSPP memastikan kondisi para mahasiswa seperti apa. Tapi tadi setelah kami dapat laporan, para mahasiswa sudah tertangani oleh dokter dengan baik. Yang masih dirawat sudah ditangani untuk observasi lebih lanjut," jelasnya kepada wartawan, Rabu (25/9).

Amiruddin menjelaskan, setiap saat di Indonesia dengan masyarakat yang heterogen pasti akan selalu menghadapi aksi massa. Hanya bagaimana caranya, dia berharap aparat bisa bersikap dengan bijaksana tanpa represif dan reaktif.

"Demonstrasi itu bentuk dari ekspresi mahasiswa menyatakan pendapat. Agar semua pihak memperhatikan hal ini dengan baik, kepolisian jangan reaktif. Polisi harus lebih baik hadapi aksi-aksi massa seperti ini. Sehingga tak selalu berhadapan dengan kekerasan," tukasnya.

Maka, Komnas HAM akan berkomunikasi dengan Polri untuk meminta penjelasan atas peristiwa unjuk rasa tersebut. Termasuk mempertanyakan video-video yang beredar, yang berisi mahasiswa terluka. Dia berharap setiap aksi bisa menghindari chaos dan kericuhan untuk meminimalisir korban.

"Kami juga akan memperhatikan aksi-aksi tak hanya di Jakarta, bekerja sama dengan perwakilan di Medan, Palembang, dan lainnya. Siapapun yang mengalami kekerasan bisa melapor ke kami," tegasnya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

6 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

6 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

7 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

7 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago