Categories: Nasional

Tewasnya Brigadir J Masih Misteri, Komisi III DPR Sebut Nama Kapolri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi III DPR RI Arsul Sani menyebutkan tidak perlu memanggil Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo dalam kasus Brigadir Joshua alias Brigadir J.

Itu jika kasus penanganan penyelidikan Brigadir Joshua sesuai dengan aspek hukum acara pidana dan keadilan.

“Maka saya kira Komisi III DPR RI tidak perlu memanggil khusus Kapolri,” kata Arsul kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Kendati demikian, Komisi III akan terus mengawasi investigasi yang dilakukan oleh tim khusus Kapolri terkait tewasnya Brigadir Joshua.

“Kami masih tetap mengikuti proses penanganan kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo itu,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan Komisi III DPR RI terus berkomunikasi dengan jajaran penegak hukum, termasuk Komnas HAM.

Sebelumnya, Mabes Polri telah rampung menggelar prarekonstruksi kasus kematian Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Prarekonstruksi itu dilakukan di kediaman Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Dalam prarekontruksi ini, Irjen Ferdy Sambo, sang Istri Putri Candrawathi dan Bharada E tak dihadirkan. Alasanya karena prarekontruksi berbeda dengan rekontruksi.

“Prarekon dengan rekon beda, prarekon itu hanya menghadirkan penyidik peran pengganti nanti rekon akan menghadirkan seluruh saksi yang ada,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di lokasi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022).

Dedi menuturkan, prarekontruksi ini hanya menghadirkan tim inafis, penyidik Polda Metro Jaya, Labfor dan Kedokteran Forensik.

Prarekontruksi kali ini digelar guna untuk mencocokkan kejadian tragedi berdarah Brigadir Joshua dengan apa yang dilaporkan sejumlah saksi.

“Kami mencocokan sesuai dengan apa yg dilaporkan saksi ya. Ini belum menghadirkan saksi,” ujarnya.

 

Adapun adegan yang dipraktekkan dalam prarekontruksi ini yakni adegan baku tembak yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.

“Semua adegan terkait dengan tembak menembak,” ujarnya.

 

Sumber: Pojoksatu.id

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

3 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

4 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

4 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

4 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

22 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

22 jam ago