Categories: Nasional

14 Konsesi Perusahaan Malaysia dan Singapura Disegel Terkait Karhutla

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sampai saat ini, sudah ada 52 konsesi milik perusahaan yang disegel dan diselidiki Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Di antara jumlah tersebut, terdapat 14 perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang terlibat.

’’Dari Malaysia dan Singapura,’’ kata Direktur Jenderal Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani di Jakarta, kemarin (23/9).

Pria yang akrab disapa Roy tersebut menyatakan, jumlah itu akan terus bertambah seiring dengan terus dilakukannya penyelidikan oleh Gakkum. Semua instrumen akan digunakan. Mulai pidana, perdata, sampai perampasan keuntungan serta kewajiban untuk merestorasi lahan.

’’Kalau sanksi pidana dan perdata ini kan masih lama, menunggu proses pengadilan. Yang paling cepat untuk shock therapy adalah denda dan perampasan keuntungan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri Syafrizal meminta pemerintah provinsi untuk tidak ragu mencabut izin perusahaan yang melakukan pembakaran. ’’Kalau sudah ada putusan pengadilan, semestinya bisa dicabut,’’ tegasnya.

Namun, terkait dengan tindakan bagi pemda yang lambat mengeksekusinya, Syafrizal menyatakan bahwa pihaknya tidak berwenang menginstruksikan hal tersebut. Sebab, untuk urusan izin lahan, pemda berkoordinasi langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sementara itu, upaya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan di wilayah Jambi sempat tertunda beberapa jam akibat pekatnya asap kemarin. Pesawat Hercules yang membawa 4 ton kapur tohor Ca 0 dari Riau baru bisa berangkat pukul 14.30, Padahal, jadwal semula pukul 09.00.

Untuk upaya penaburan kapur tohor Ca 0 ini, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, memiliki fungsi menghancurkan asap yang terperangkap di ketinggian sekitat 3000 hingga 7000 ft. ”Sehingga asap yang melindungi udara terbuka tembus dan bisa dimasuki matahari,” ujarnya kepada Jambi Ekspres.

Pantauan di lapangan, kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat mulai mengguyur beberapa daerah di Provinsi Jambi. Daerah itu seperti Tanjab Timur, Tanjab Barat, Merangin, Tebo dan Bungo.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

4 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

4 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

4 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

4 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago