Categories: Nasional

DPRD Desak Disdik Riau Tunda Umumkan Kelulusan PPDB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komisi V DPRD Riau yang membidangi persoalan pendidikan, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau untuk menunda pengumuman kelulusan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Desakan itu seiring banyaknya temuan serta permasalahan di lapangan sejak awal pendaftaran di buka dalam jaringan (daring).

Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riaupos.co, Rabu (24/6/2020). Sebagai wakil rakyat yang turun langsung mengawasi proses pendaftaran sejak awal, tidak sedikit wali murid menyatakan komplain dengan sistem saat ini.

"saya enggak taulah, ini persoalannya ada dimana. Kami tanya ke Disdik mereka merasa sudah benar. Tanya ke sekolah, sekolah bilang sistem ditentukan Disdik. Kalau cuman ada 2 atau 3 masalah, oke. Ini enggak hampir seluruh sekolah khususnya di Pekanbaru bermasalah. Jumlah wali murid yang komplain juga tidak sedikit. Ratusan," sebut Agung.

Menurut dia, penundaan pengumuman kelulusan adalah opsi paling memungkinkan untuk dilaksanakan. Bila perlu langsung dilakukan pendalaman secara bersama. Antara Disdik, DPRD serta melibatkan panitia yang ada di masing-masing sekolah. Dengan begitu diharapkan benang merah dari persoalan yang mengemuka bisa ditemukan.

"Penundaan itu adalah jalan paling logis menurut hemat kami. Daripada meneruskan sistem yang enggak jelas. Kemudian menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Masak untuk daftar sekolah saja harus sesulit ini? belum lagi dugaan kecurangan-kecurangan yang terjadi. Seperti beli surat domisili sampai Rp2 juta dan lain sebagainya," pungkasnya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau itu mengingatkan Disdik, bahwa tujuan utama penyelenggaraan PPDB adalah mendatangkan rasa keadilan bagi calon pelamar. Bukan malah menimbulkan kecemburuan bagi masyarakat yang seharusnya pantas untuk masuk ke sekolah dituju. Bila itu terjadi, Disdik dikatakan dia, sama saja dengan membatasi hak masyarakat untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.

"PPDB ini agar pendaftaran saat bersekolah bisa merata, adil. Kalau begini caranya sama saja dengan merusak tujuan awal yang ingin dicapai," tegasnya.(nda)

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor : Rindra Yasin

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kejati Riau Bongkar Dugaan Korupsi Dumai, 11 Lokasi Sudah Digeledah

Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…

7 jam ago

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

2 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

2 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

2 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

2 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

2 hari ago