Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan turun ke jalan melakukan aksi massa menjelang pembacaan putusan hasil sengketa Pilpres 2019 pada Rabu lusa (26/6/2019). Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab jika ada aksi massa di luar jadwal itu. Aksi massa PA 212 akan digelar di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Meski begitu, Novel memastikan diri akan hadir dalam aksi massa 25-28 Juni 2019. Untuk PA 212 kita fokus tanggal 26-28 silakan elemen atau ormas lain ambil bagian, kan banyak dari alumni 212 dari berbagai ormas silakan. Tetapi kita dari sekarang juga hadir, kan kita ambil bagiannya sebagai penyelenggara tanggal 26,’’ ucap Novel Bamukmin, Senin (24/6/2019).
Aksi massa PA 212 hari Rabu nanti sesuai surat pemberitahuan yang telah diajukan ke Polda Metro Jaya. ’’Artinya kita bertanggung jawab tanggal hari itu, surat pemberitahuan itu juga sudah kita sampaikan ke polisi,’’ katanya.
Ia memperkirakan ada ratusan ribu orang dari berbagai daerah akan hadir dalam aksi massa PA 212. ’’Seperti biasanya alumni-alumni 212 itu mereka yang intinya yang hadir itu Jabodetabek, Jabar dan Banten. Kalau untuk perkiraan kita saat ini ya karena hari kerja mungkin ratusan ribu,’’ tuturnya.
Novel menambahkan, jadwal aksi massa PA 212 sengaja dipercepat untuk mengantisipasi kejadian seperti pengumuman hasil Pilpres 2019 pada 21 Mei lalu. ’’Untuk mengantisipasi dipercepat pula pengumuman hasil sidang MK itu. Jadi kita mengantisipasi tanggal 26, kalau kita ngambil tanggal 28 takutnya sudah selesai seperti tanggal 21-22 ternyata masuk 21 malam sudah diumumkan,’’ paparnya.
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…