Categories: Nasional

Diskes Kampar Siapkan Tempat Penyimpanan Vaksin Covid-19

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar bersiap menyambut vaksin Covid-19. Tempat penyimpanan obat dan ruang berpendingin segera dibangun di Gudang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Farmasi. Kepala Diskes Kampar Dedy Sambudi mengatakan, UPTD Farmasi sebenanya sudah mumpuni secara fasilitas dan manajerial, namun gudang obat itu masih perlu peningkatan fasilitas.

"Pada 2021 nanti, ruang penyimpanan obat-obatan ini akan direnovasi yang memakai dana alokasi khusus (DAK) APBN, senilai Rp1,3 miliar, termasuk nanti untuk ruangan penyimpanan berpendingin. Nanti ini dipersiapkan untuk penyimpanan vaksin Covid-19," sebut Dedy Sambudi sambil memperlihatkan seisi ruangan gudang obat yang berada di belakang gedung utama Dinkes Kampar tersebut.

Kehadiran ruangan pendingin penyimpanan obat yang membutuhkan penanganan khusus ini salah satunya untuk mempersiapkan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kampar. Diskes menurutnya, berharap Covid-19 cepat berakhir. Maka pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kampar. Sementara upaya-upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19 tidak akan kendor.

"Kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19, maka dipastikan seluruh langkah-langkah preventif dan penanggulangan Covid-19 tetap berjalan. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat. Sanksi tetap berjalan," terangnya.

Dedy terus mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Masyarakat diminta untuk selalu cuci tangan usai bepergian keluar rumah dan selalu menghindari kerumunan.  Kendati ada tren penurunan kasus baru, bukan berarti Kabupaten Kampar sudah bebas dari Covid-19. Maka seluruh masyarakat harus tetap waspada. Situasi pandemi Covid-19, sebut Dedy, akan berakhir bila ada pengumuman resmi dari pemerintah.

Antisipasi Obat Kedaluwarsa

Kecil kemungkinan obat yang dikelola UPD Farmasi Diskes Kampar mengalami kedaluwarsa. Karena UPTD tersebut sudah dikelola sesuai prosedur. Inventarisasinya juga dipastikan rapi dan selalu dicek. Selain itu, guna memastikan masa kedaluwarsa sebelum didistribusikan ke puskesmas, pengecekan rutin setiap hari juga terus dilaksanakan.

"Petugas di UPTD Farmasi melakukan inventarisasi obat yang sudah masuk masa kedaluwarsa. Jika nanti ditemukan akan langsung dimusnahkan melalui prosedur yang ada," terang Dedy.

Selain memastikan obat yang akan memasuki masa kedaluwarsa, petugas UPTD juga secara kontinyu mendata jumlah obat yang ada. Maka setiap ada obat yang akan memasuki masa kadaluwarsa akan dipisahkan. Terlihat, obat-obatan yang ada di ruangan tertata dengan rapi. Obat-obatan yang tersimpan di gudang ini, dalam pengawasan ketat.

Sejumlah prosedur untuk memastikan obat-obatan dalam keadaan baik, hingga suhu ruangan selalu dicek dan diatur sedemikian rupa. Pengecekan suhu ruangan ini sendiri menjadi alat khusus otomatis yang tertempel di dinding.(muh)

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

11 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

11 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

11 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

11 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

12 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

12 jam ago