Dukungan Menguat, Paisal Susul Guspian
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai Syarudin Husin makin kokoh di peringkat teratas Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai. Berdasarkan penghitungan Rabu (20/11), persentase mendapatkan dukungan menjadi 38,19 persen.
Peringkat kedua polling masih ditempati Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian. Tokoh muda Kota Dumai ini mendapatkan dukungan 20,83 persen.
"Syarudin Husin persentase paling tinggi. Guspian menempel di bawahnya," jelas Direktur Riau Pos M Hapiz, kemarin.
Disusul Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai Paisal yang terus menempel di peringkat ketiga. Dukungan birokrat ini bertambah menjadi 15,74 persen.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai Hendri Sandra diperingkat keempat dengan dukungan 10,65 persen. Disusul Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang yang mendapatkan dukungan 10,19 persen berada diperingkat kelima.
Sedangkan dua peringkat terbawah adalah Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo dan Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan. Eko di peringkat keenam dengan dukungan 3,01 persen.
Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan mendapatkan dukungan 1,39 persen. Namun karena minimnya dukungan, birokrat kelahiran Pelitung ini masih berada diperingkat paling terbawah.
"Update Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai setiap Senin dan Kamis," jelasnya.(mar)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…