Keropos : Pejalan kaki melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang rangka besi atapnya sudah berkarat dan keropos di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (20/11/2019). Kondisi tersebut belum ada perbaikan dari pihak terkait. (DEFIZAL/Riau Pos)
KOTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Bertuah kondisinya mulai mengkhawatirkan. Salah satunya di Jalan Tuanku Tambusai.
Pantauan Riau Pos, Rabu (20/11) tampak besi rangka JPO yang terdapat di jalan tersebut mengalami pengroposan. Bahkan, beberapa besi tampak berlubang di beberapa titik.
Di bagian atas, tampak atap yang dulunya sempat terpasang kini telah hilang, sehingga membuat pejalan kaki yang melintas menjadi kepanasan serta kehujanan.
Tampak juga, di atas atap JPO tersebut, puluhan lilitan kabel listrik berwarna hitam menggelantung di atas atap, dan dapat membahayakan para penjalan kaki yang tengah melintas.
Reni (20) salah seorang pejalan kaki mengatakan, kondisi JPO yang berada di Jalan Tuanku Tambusai ini sudah sering dikeluhkan oleh para pejalan kaki yang melintas.
Apalagi, memasuki musim hujan seperti sekarang ini. Banyak pejalan kaki yang terpaksa menunggu di halte yang ada dibawahnya untuk sekedar berteduh dan menghindar dari guyuran hujan, dan tidak berani melintasi JPO yang telah tanpa atap tersebut.
"Kalau hujan seperti ini kami mana berani melintas di atasnya. Di sana kan tak ada atap lagi, belum lagi banyak kabel listrik yang bergelantungan, kalau kesentrum nyawa juga taruhannya," kata dia.
Dirinya berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera memperbaiki JPO tersebut, dan memberikan fasilitas yang layak bagi para pejalan kaki yang ada di Kota Pekanbaru.
Sementara itu, dari bawah jembatan tampak pula beberapa orang warga yang melintas di kepadatan ruas Jalan Tuanku Tambusai, dan merasa enggan melewati JPO yang telah tersedia.
Menurut Jerry (31) salah seorang warga yang melintas di badan jalan kepada Riau Pos mengatakan, dirinya merasa nyaman melintas di ruas jalan Tuanku Tambusai dibandingkan harus melintasi JPO yang terdapat di atasnya.
"Saya nggak berani lewat atas kalau lagi musim hujan seperti ini. JPOnya sudah mulai bolong, harus secepatnya diperbaiki. Jangan sampai ada korban dulu, baru diperbaiki. Apalagi, JPO yang keropos itu sudah ditambahi lagi dengan beban baleho besar yang sewaktu-waktu kalau besi rangkanya tidak tahan lagi, bakalan jatuh dan menimpa pengendara yang melintas dibawahnya," tegaanya.(ayi)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…