Diduga mantan suami bacok korban hingga tewas korban di Jalan Surya Nomor 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Jumat (7/8/2026) pagi. (Polsek Binawidya untuk Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Warga Jalan Surya Nomor 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, dikejutkan dengan peristiwa berdarah pada Jumat (7/8/2026) pagi. Rosdiana (55), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya dan diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan mengenai kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait dugaan pembunuhan atau pembacokan terhadap seorang perempuan sekitar pukul 10.22 WIB.
“Setelah menerima informasi, personel Polsek Binawidya yang dipimpin langsung Kapolsek segera menuju TKP dan mengamankan pelaku serta lokasi kejadian. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah TKP,” ujar Martin.
Dari keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula ketika pelaku terdengar menggedor pintu kamar M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21), yang juga tinggal di rumah tersebut.
Keduanya kemudian terbangun dan membuka pintu. Namun, saat pintu dibuka, Marhalim sudah tidak berada di depan kamar mereka.
Ketika keluar kamar, kedua saksi mendapati pintu kamar Rosdiana dalam keadaan terbuka. Mereka juga melihat sebuah parang tergeletak di lantai.
Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika keduanya memeriksa kamar korban. Rosdiana ditemukan telah terbaring di lantai dalam kondisi tubuh bersimbah darah.
Putri kemudian meminta bantuan Bambang Santoso (48). Saat tiba di rumah korban, Bambang justru melihat Marhalim sedang duduk di bagian depan rumah.
“Setelah melihat kondisi korban, saksi langsung mengamankan pelaku dan menginterogasi secara singkat. Pelaku mengakui telah membacok korban,” kata Martin.
Warga selanjutnya menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Binawidya dan petugas segera menuju lokasi.
Marhalim diketahui merupakan mantan suami Rosdiana sejak 2020. Setelah diamankan, ia dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di TKP sekitar pukul 11.40 WIB. Proses olah TKP berlangsung hingga sekitar pukul 12.10 WIB. Setelah itu, jenazah Rosdiana dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis.
Polisi turut mengamankan satu bilah parang dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan pembacokan terhadap korban.
Sementara itu, motif di balik peristiwa tersebut masih didalami penyidik. Martin menyebut pemeriksaan awal menunjukkan pelaku memiliki sifat temperamental.
“Motifnya masih kami dalami. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya pembunuhan tersebut,” pungkasnya.
Monyet liar tertangkap setelah diduga menyerang 18 warga Tembilahan. BBKSDA masih memastikan apakah satwa itu…
Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…
Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…
Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…
Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…
Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…