ILUSTRASI
BATAM (RIAUPOS.CO) – Yusrizal, calon penumpang Maskapai Garuda Indonesia tujuan Batam-Balikpapan diamankan petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam. Pria berusia 40 tahun ini kedapatan membawa 1 kilo serbuk kristal yang diduga sabu.
Direktur BUBU Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, menjelaskan, bungkus yang diduga sabu itu diamankan dari dalam tas Yusrizal, Rabu (18/9/2019).
Berawal dari kecurigaan petugas dengan gerak gerik pelaku, yang kemudian berlanjut saat tas ransel melewati mesin x-ray. Saat melewati ransel, petugas melihat adanya benda yang mencurigakan.
“Petugas kemudian meminta yang bersangkutan membuka tas ransel. Ternyata selain pakaian, ada satu bungkus serbuk bening, ” ujar Suwarso, Kamis (19/9/2019).
Bungkus seberat 1001 gram itu diduga sabu. Namun untuk memastikan, pihaknya menyerahkan Yusrizal beserta barang bukti satu bungkus bening ke Bea Cukai.
“Setelah memastikan barang tersebut sabu, maka pelaku dibawa ke Kantor Bea Cukai didampingi petugaa Avsek, ” jelas Suwarso.
Menurut dia, pengaman calon penumpang yang diduga membawa sabu ini merupakan yang pertama sejak seminggu terakhir.
Ia tak menapik masih ada calon penumpang yang nekat membawa barang haram itu melalui bandara hang nadim batam. Padahal keamanan di bandara hang nadim batam sudah ketat.
“Apalagi petugas sudah mengetahui gerak-gerik mencurigakan dari calon penumpang yang membawa barang terlarang,” pungkasnya.
Sumber: Batampos.co.id
Editor: wws
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…