Categories: Nasional

Kementerian PU Verifikasi 2.995 Usulan Jalan Daerah, Fokus Dukung Swasembada Pangan

RIAUPOS.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyeleksi ribuan usulan pembangunan jalan dari berbagai daerah di Indonesia. Total ada 2.995 usulan proyek jalan daerah yang diajukan oleh 515 pemerintah daerah dalam rangka program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun 2025.

Menteri PUPR, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa semua usulan tersebut sedang melalui proses verifikasi untuk menentukan mana yang akan menjadi prioritas pembangunan. Proyek-proyek yang dipilih nantinya adalah yang mendukung ketahanan dan swasembada pangan, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

“Jalan-jalan yang menghubungkan kawasan pertanian ke pasar atau konsumen akan menjadi prioritas utama,” ungkap Dody. Ia menambahkan bahwa konektivitas infrastruktur semacam ini sangat penting agar hasil panen bisa segera sampai ke tangan konsumen tanpa hambatan logistik.

Program IJD sendiri merupakan implementasi dari Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Selain mendukung distribusi pangan, IJD juga dirancang untuk memperlancar distribusi energi di daerah. Pekerjaan fisik di lapangan dijadwalkan dimulai pada kuartal ketiga 2025, dengan target selesai secara bertahap hingga kuartal pertama 2026.

Sebelumnya, Kementerian PUPR sempat merancang agar IJD digabung dengan program infrastruktur lain seperti air minum dan pengelolaan air limbah (AMAL) dalam satu paket Inpres Infrastruktur Daerah (IID). Namun karena urgensi perbaikan jalan yang tinggi, proyek IJD akhirnya dijalankan sebagai program tersendiri.

“Banyak petani kesulitan membawa hasil panen ke pasar karena akses jalan rusak atau terlalu jauh. Karena itu IJD kami dahulukan,” tegas Dody.

Sebagai informasi, program IJD diluncurkan dengan tujuan membangun jalan non-nasional menggunakan dana APBN sebagai bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur. Pada era Presiden Jokowi, program ini muncul sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan rusak. Kini di era Presiden Prabowo, fokusnya diarahkan untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Redaksi

Recent Posts

OJK Bebaskan UMKM dari Agunan Pembiayaan hingga Rp100 Juta

OJK membebaskan UMKM dari kewajiban agunan pembiayaan modal kerja hingga Rp100 juta melalui aturan baru…

5 jam ago

Pelayanan Publik Kuansing Raih Nilai A dalam Evaluasi Nasional

Pelayanan publik Pemkab Kuansing meraih nilai 4,47 dengan kategori A dalam evaluasi nasional PEKPPP 2025…

6 jam ago

Ratusan Batang Kayu Ilegal Disita, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Polisi menangkap dua terduga pelaku ilegal logging di Langgam, Pelalawan, serta menyita ratusan batang kayu…

6 jam ago

Hari Ketiga Pencarian, Bocah Tenggelam di Sungai Ngaso Ditemukan Meninggal

Bocah 8 tahun yang hanyut di Sungai Ngaso, Rohul, akhirnya ditemukan meninggal dunia pada hari…

7 jam ago

Propemperda 2026, DPRD Pekanbaru Bahas 17 Ranperda

DPRD Pekanbaru menetapkan 17 Ranperda dalam Propemperda 2026, terdiri dari usulan DPRD dan Pemko untuk…

7 jam ago

Urai Kemacetan, Traffic Light Simpang Paus–Nangka Resmi Difungsikan

Pemko Pekanbaru mulai mengoperasikan traffic light di Simpang Jalan Paus–Tuanku Tambusai untuk mengurai kemacetan dan…

8 jam ago