Arswendo Atmowiloto semasa hidup.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wajah Arswendo tampak damai. Senyum tipis tersemat di bibirnya. Meski tidak lagi bisa berkata-kata seperti semula. Penulis dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto akhirnya berpulang, kemarin (19/7). Setelah kurang lebih setahun melawan penyakitnya, kanker kandung kemih.
Arswendo menghembuskan napas terakhir di rumahnya di Petukangan sore hari, sekitar pukul 17.30. Keluarga pastinya berduka, namun berusaha tegar. Cicilia Tiara, anak ketiga almarhum, menyambut para pelayat di pintu terdepan sambil berusaha menahan tangis. Senyum ayahnya sebelum meninggal yang membuatnya tetap kuat.
“Meninggalnya tenang. Senyum. Sekarang udah nggak sakit lagi,†ungkap Tiara.
Arswendo disemayamkan di kamarnya sendiri. Masih di atas tempat tidur rumah sakit yang dipasang di kamarnya. Berbalut jarik batik cokelat. Handai taulan dan rekan-rekan bergantian memasuki kamarnya yang masih banyak dihiasi karya-karya Arswendo maupun kenang-kenangan dari rekan-rekan. Salah satunya karikatur 10R hitam putih wajahnya.
Belum sampai sebulan lalu, Arswendo masuk rumah sakit. Dia sempat dirawat di RS Pusat Pertamina sejak 23 Juni 2019. Selama seminggu, dia menjalani rawat inap sebelum akhirnya boleh pulang dan rawat jalan di rumah. Itu merupakan rawat jalan pertamanya di rumah sakit tersebut akibat kanker yang sudah diderita. Biasanya, almarhum hanya melakukan check up untuk memastikan penyakitnya tak menyebar. Tiara sendiri tak melihat langsung saat-saat terakhir ayahnya.(deb/jpg)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…