Categories: Nasional

Wisman Asal Malaysia ke Riau Dikenakan Retribusi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia ke Indonesia, khususnya ke Sumatera, termasuk Riau, diperkirakan akan mengalami menurun. Pasalnya negara ini akan mengenakan tarif retribusi terhadap penumpang penerbangan internasional mulai tahun ini.
Dikutip dari www.theedgemarkets.com, aturan ini berdasarkan RUU Retribusi Keberangkatan tahun 2019 yang telah disahkan Dewan Rakyat Malaysia pada 10 April 2019 lalu. Rencananya, pemerintah Malaysia akan mengundangkan aturan retribusi pada Juli 2019 dan mulai berlaku per 1 September 2019.
Melalui aturan ini, penumpang pesawat yang meninggalkan Malaysia akan dikenai retribusi. Besaran retribusi ditentukan oleh negara tujuan (ASEAN dan non-ASEAN) dan kelas penerbangan. Contohnya, bagi penumpang kelas ekonomi dengan tujuan ASEAN akan dikenakan biaya 8 ringgit atau Rp27.310 (kurs Rp3.413), sementara kelas bisnis/first class sebesar 20 ringgit atau Rp68.277. Untuk penerbangan ke negara di luar ASEAN, penumpang kelas ekonomi dikenakan biaya 50 ringgit atau Rp170.693, untuk kelas bisnis/first class sebesar 150 ringgit atau Rp512.080.
Padahal, selama ini kunjungan wisman asal Malaysia sangat mendominasi pariwisata di Sumatera. Sehingga, pariwisata di Sumatera pun cukup bergantung pada kunjungan wisman asal Malaysia. Riau, misalnya, pada 2018 mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisman sebesar 30 persen menjadi 146.935 kunjungan dari 91.484 kunjungan pada 2017. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Riau, wisman yang berkunjung ke daerah ini masih didominasi oleh wisman asal Malaysia.
Selain karena kedekatan jarak geografis, Riau juga digandrungi wisman Malaysia karena memiliki destinasi wisata halal dan adanya kesamaan budaya Melayu. Namun, adanya biaya retribusi Malaysia boleh jadi akan mengurangi jumlah kunjungan ke Riau. Hal ini bisa berdampak pada tidak tercapainya target kunjungan wisman ke Riau.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal mengatakan, hingga saat ini belum ada keluhan dari wisman asal Malaysia yang kerap berkunjung ke Riau. Karena hingga saat ini, masih banyak wisman asal Malaysia yang datang ke Riau yang masuk melalui Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti.
‘’Sampai hari ini tak ada masalah atau keluhan, masih lancar-lancar saja. Saya pikir adanya kebijakan itu tidak berdampak signifikan, mengingat tingginya minat wisatawan asal malaysia ke Riau. UntukIndonesia sendiri wismannya masih didominasi wisatawan dari Malaysia,” sebutnya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago