giliran-hendri-sandra-salip-paisal
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Persaingan bakal calon Walikota Dumai pada polling aspirasi pembaca Riau Pos semakin ketat. Jika sebelumnya Paisal berhasil menyalip Hendri Sandra, kini giliran Hendri yang berhasil membalikan dukungan. Berdasarkan penghitungan Ahad (19/4), Hendri mendapat tambahan dukungan dari 19,04 persen menjadi 19,52 persen. Kenaikan itu menjadikan dirinya naik dari posisi tiga ke posisi dua.
"Cukup sengit antara Hendri Sandra dan Paisal. Keduanya sudah mulai bersaing ketat sejak beberapa pekan terakhir. Kini Hendri mampu mengungguli Paisal ," ucap Direktur Riau Pos M Hapiz, Ahad (19/4).
Sementara rivalnya, Paisal yang sebelumnya berada di peringkat dua terdepak ke bawah. Ia mendulang dukungan sebanyak 19,17 persen. Sedangkan peringkat pertama masih ditempati Syarudin Husin yang pekan lalu juga sempat mendapat tambahan dukungan. Saat ini Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai itu memperoleh 29,76 persen.
Di peringkat empat, ada nama Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian. Adapun jumlah dukungan Guspian saat ini berjumlah 10,83 persen. Disusul Eko Suharjo di peringkat lima. Eko mendapat dukungan sebanyak 7,62 persen.
Peringkat enam di tempati Uber Firdaus dengan jumlah dukungan sebanyak 6,07 persen. Peringkat ketujuh diisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang Wardoyo. Ia memperoleh dukungan sebanyak 5,48 persen.​
Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Hanafi Atan stagnan di peringkat kedelapan. Dengan jumlah dukungan sebanyak 0,83 persen. Di tempat terakhir ada nama Zainal Abidin yang memperoleh 0,71 persen dukungan.(nda)
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…