Banding Ratna Sarumpaet Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta Ratna Sarumpaet divonis dua tahun penjara. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Pengadilan Tinggi (PT)Jakarta menolak banding yang diajukan oleh terdakwa kasus berita bohong Ratna Sarumpaet. PT Jakarta menilai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah sesuai. Sehingga, Ratna akan tetap menjalani hukuman dua tahun penjara.
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah memutus perkara nomor: 277/PID.Sus/2019/PT.DKI atas nama terdakwa Ratna Sarumpaet. Menanggapi hal ini, penasehat hukum Ratna, Desmihard mengatakan kliennya masih pikir-pikir untuk mengajukan kasasi atau tidak. “Untuk Kasasi Ibu RS masih mempertimbangkan apakah kasasi atau tidak,†tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/9).
Amar putusan Pengadilan Tinggi Jakarta pun, kata Desmihardi, menyebutkan bahwa putusan PN Jaksel sudah tepat yaitu vonis dua tahun penjara. “Dengan pertimbangan hukum bahwa pertimbangan hukum PN Jaksel sudah tepat,†ujarnya.
Selain itu, dari amar putusan Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta menetapkan Ratna tetap berada di dalam tahanan. Meski demikian, Pengadilan Tinggi Jakarta juga mempersilakan Ratna untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dalam tenggang waktu 14 hari sejak pemberitahuan.
Ratna sebelumnya divonis 2 tahun penjara. Vonis itu tidak sampai setengah dari tuntutan jaksa yaitu 6 tahun penjara. Dalam vonis Ratna dikenakan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…