muhammad-syah-dan-jhony-charles-bersaing
ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Persaingan bakal calon bupati Rokan Hilir pada poling aspirasi pembaca Riau Pos semakin ketat. Sebelumnya M Maliki berhasil menyalip posisi Cutra Andika dan Afrizal, kini giliran Muhammad Syah Padri dan Jhony Charles bersaing ketat. Keduanya sama-sama mendapat tambahan dukungan tipis.
Berdasarkan penghitungan Selasa (18/2), Jhony Charles yang berada di posisi keempat meraih dukungan 13,46 persen. Naik dari periode sebelumnya 13,42 persen. Begitu juga dengan Muhammad Syah Padri yang memperoleh selisih dukungan tipis dari Jhony, yakni 13,02 persen.
Dukungan terhadap dirinya juga mengalami tambahan sedikit dari 12,98 persen. Meski begitu, posisi pertama masih tetap ditempati M Maliki dengan raihan dukungan 20,78 persen. Disusul peringkat kedua, Cutra Andika dengan raihan dukungan sebanyak 20,56 persen.
Mantan anggota DPRD Rohil Afrizal atau yang karib disapa Epi Sintong masih bertahan di peringkat tiga. Ia mendulang dukungan sebanyak 19,05 persen. "Persaingan juga terjadi di posisi empat dan lima. Di mana Jhony Charles dan Muhammad Syah sama-sama mendapat tambahan dukungan," ungkap Direktur Riau Pos M Hapiz, kemarin.
Di posisi keenam ada nama Khaidir dengan raihan 11,96 persen suara. Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp masih berada di urutan paling bawah. Ia hanya meraih 1,17 persen dukungan saja. Jumlah tersebut terus menyusut dari periode ke periode.(nda)
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.