Categories: Olahraga

Momentum Si Terganas-Terbobrok

MILAN (RIAUPOS.CO) — "Klub yang paling ditunggu," begitu Football Italia menyebut Atalanta di dalam first leg 16 Besar Liga Champions ini. Sebab, di kompetisi domestik, Atalanta sudah bisa disejajarkan dengan klub-klub elite Eropa, seperti Paris Saint-Germain (PSG), Manchester City, Borussia Dortmund, Bayern Munchen, dan Liverpool yang sudah mencetak lebih dari 60 gol.

Nah, bagaimana di Liga Champions? Momentum itu yang jadi tantangan Atalanta ketika menjamu Valencia saat laga fase knockout Liga Champions pertamanya di San Siro, Milan, dini hari nanti WIB (siaran langsung SCTV, Champions TV 1 pukul 03.00 WIB). "Kami sudah memainkan permainan level tinggi di tiga atau empat musim (di Serie A). Periode luar biasa jangan terhenti (di Eropa)," harap allenatore Atalanta, Gian Piero Gasperini kepada DAZN.

Dari 24 laga Serie A, Papu Gomez dkk mengoleksi 63 gol, atau dengan rata-rata 2,62 gol  per laga. Ingat saat La Dea, julukan Atalanta, lolos dari fase grup, 12 Desember lalu. Ketika itu, Atalanta juga sudah jadi klub terproduktif di Serie A dengan rata-rata 2,46 gol per laga. Dari 15 giornata, 37 gol sudah mereka ciptakan.

Di Eropa? Atalanta bukan apa-apa. Bersama Atletico Madrid, Atalanta klub kontestan 16 Besar yang paling sedikit jumlah golnya, delapan gol! "Ketika kami di posisi yang lemah, kami bermain lebih baik. Di Eropa mereka (Valencia) yang lebih bagus dari kami," lanjut Gasperson, julukan Gasperini, merendah.

Tantangan produktivitas pun dialamatkan ke Luis Muriel dan Duvan Zapata, dua bomber terganas di Atalanta. Muriel dengan 13 gol dan Duvan sembilan gol. Uniknya, di Eropa, mereka sama-sama baru mendulang sebiji gol! "Melawan mereka (Valencia), seperti melawan tembok!" sebut Muriel yang selalu nirgol dari dua kali bertemu El Che, julukan Valencia, di Sevilla.

Dani Parejo dkk pun juga ingin mengubah peruntungannya. Di La Liga, pertahanan klub yang bermarkas di Mestalla itu termasuk paling bobrok di antara klub-klub sepuluh besar. Total sudah 34 kali Valencia kebobolan dari 24 jornada, 23 gol diantaranya terjadi di kandang lawan. Berbanding terbalik dengan di Eropa.

Di fase grup, pertahanan klub asuhan Alberto Celades itu yang terkuat di laga away. Dari tiga laga, hanya kemasukan satu gol. Lebih baik dari Barcelona, PSG, dan City yang kebobolan dua gol. "Kami sama-sama susahnya. Tapi, tetap menarik," klaim gelandang Valencia, Geoffrey  Kondogbia dalam wawancara kepada La Gazzetta dello Sport.

Kebetulan, bagi Kondogbia, ini laga pertamanya di Milan setelah dia meninggalkan Inter Milan, musim panas 2017. Spesialnya, laga pertama Kondogbia di Inter juga terjadi di sana dan melawan Atalanta, 23 Agustus 2015, yang berakhir dengan kemenangan bagi Inter. Akankah ini berulang? "Fifty fifty. Kami memang berpengalaman di Liga Champions tapi mereka (Atalanta) akan lebih lepas karena belum pernah merasakan pengalaman seperti ini (main di fase knockout Liga Champions)," sambungnya.(ren/eca)

Laporan JPG

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

11 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

11 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

12 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

12 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago