TEGANG DI INDIA: Seorang perempuan berseru dari bus tahanan ketika ditangkap polisi setelah berdemo di Gauhati, India, Selasa (17/12).
NEW DELHI (RIAUPOS.CO) — India bergolak. Puluhan ribu penduduk turun ke jalan di berbagai negara bagian. Mereka menolak amandemen Undang-Undang Kewarganegaraan (CAA) yang disahkan pekan lalu. Polisi menangani aksi massa dengan kekerasan, gas air mata, jam malam, dan mematikan jaringan internet. Meski begitu, kian hari jumlah penduduk yang turun ke jalan justru kian banyak.
Enam orang sudah kehilangan nyawa sejak aksi yang berlangsung hampir sepekan ini. Ratusan lainnya ditahan. Meski situasi kian panas, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi enggan mengubah kebijakannya. Dia ingin CAA tetap diterapkan.
"Jelas CAA tidak akan berdampak pada penduduk, baik itu muslim, Hindu, Kristiani, atau yang lain," ujarnya saat berkampanye di Jharkhand seperti dikutip Agence France-Presse. Dia menuding partai Kongres sudah menyebarkan isu yang tidak benar sehingga memicu kekacauan dan ketakutan.
Dalam undang-undang yang lama, India tidak akan menerima pengungsi ilegal untuk menjadi warga negara. Kini di CAA penduduk nonmuslim dari Pakistan, Afghanistan, dan Bangladesh cukup tinggal dan bekerja di India selama 6 tahun sebelum mengajukan diri menjadi warga negara. Padahal, sebelumnya imigran yang mengajukan warga negara butuh waktu 11 tahun.
Kemarin (17/12) demonstran membakar bus dan pos polisi dalam aksi di New Delhi. Massa juga melemparkan batu di jalanan Distrik Seelampur. Puluhan ribu orang juga turun ke jalan Bengal Barat, Kolkata, serta Tamil Nadu.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…