Categories: Nasional

Bawaslu Temukan 100 Rumah Belum Dicoklit PPDP

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pasca tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang dilakukan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada 13 Agustus kemarin, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rohil langsung melakukan audit terhadap tahapan tersebut.

Hasil audit yang dilakukan Bawaslu Rohil bersama jajaran pengawas di bawahnya Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) menemukan ada yang belum tercoklit. 

Hal ini diungkap Ketua Bawaslu Rohil yang juga Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Syahyuri S HI, Senin (17/8/2020) siang.

Menurut dia dari hasil pengawasan pihak Bawaslu masih menemukan 100 rumah belum di Coklit oleh PPDP, 

"Temuan ini  tersebar di beberapa wilayah kecamatan yang ada diantaranya di kecamatan Pasir Limau Kapas  sembilan rumah yang belum di Coklit, Kecamatan Tanjung Medan 14 rumah, Kecamatan Bangko Pusako 10 rumah, kecamatan Bagan Sinembah 11 rumah, Kecamatan Kubu Babussalam 1 rumah, Kecamatan Pujud 17 rumah, Kecamatan Tanah Putih 6 rumah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan 2 rumah, Kecamatan Bangko 17 rumah, Kecamatan Balai Jaya 3 rumah dan Kecamatan Simpang Kanan 10 rumah Sedangkan untuk kecamatan Kubu,Sinaboi, Rimba Melintang, Batu Hampar, Rantau Kopar, Basira dan Pekaitan tim audit dari jajaran pengawas Pemilu tidak menemukan rumah dan pemilih yang belum di Coklit," kata Syahyuri.

Terhadap temuan ini, katanya Bawaslu Rohil sudah memerintahkan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk mengeluarkan Surat rekomendasi Saran Perbaikan Kepada Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) se-Rohil. 

Ini sebagai upaya untuk melakukan Coklit ulang terhadap rumah rumah dan pemilih yang belum di coklit tersebut, 

Hal ini juga sebagai upaya Bawaslu dalam melindungi hak pilih rakyat. Menurut Syahyuri satu diantaranya metode pengawasan dalam tahapan Coklit ini adalah audit untuk memastikan pelaksanaan Coklit dilakukan sesuai prosedur yang menyeluruh demi menghasilkan Daftar Pemilih Pemilihan serentak 2020 yang akurat, mutakhir dan komprehensif.

Ditambahkan, pihaknya melakukan audit dengan beberapa metode yang ada di antaranya dilakukan oleh pengawasa kelurahan/Desa dengan mengidentifikasi lokasi yang akan diaudit, dimana daerah yang sebelumnya diawasi saat pelaksanaan Coklit tidak lagi di datangi petugas audit.

"Metode lain yang kami lakukan saat audit pada tanggal 14 Agustus kemarin petugas pengawas kelurahan/Desa mengumpulkan informasi satu hingga sepuluh rumah pemilih yang keluarganya belum dilakukan Coklit," ungkapnya.

 

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Inhu Bergerak! Usai Roadshow ke 10 Kementerian, Kini Adopsi Pengelolaan Sampah Terbaik Nasional

Pemkab Inhu mengunjungi 10 kementerian dan belajar pengelolaan sampah di Jakarta Utara sebagai langkah membangun…

9 menit ago

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

11 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

17 jam ago

120 Pebulutangkis Muda Masih Bertahan, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum di Pekanbaru Makin Sengit

Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…

19 jam ago

Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…

20 jam ago

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

2 hari ago