PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyakit covid-19, warga di RW 09 Kelurahan Meranti Pandak melaksanakan upacara peringatan ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2020).
Bertindak selaku pembina upacara Ketua RW 09, Khaidir Idrus. Dengan berpakaian didominasj putih hitam, dan bagi perempuan mengenakan jilbab merah, pelaksanaan secara sederhana itu terlihat berlangsung secara hikmat, terutama saat pengibaran bendera, seluruh hadirin termasuk anak-anak yang ikut bersikap tegak memberi hormat pada bendera.
Layaknya upacara kenegaraan, kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB diisi dengan pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks proklamasi, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Ibu-ibu warga setempat yang bertugas sebagai pengibar bendera.
Khaidir Idrus dalam amanatnya menyampaikan kebanggaannya kepada warga dan kerja sama seluruh Ketua RT dalam pelaksanaan upacara yang dipersiapkan secara singkat. Disebutkanya, tahun lalu perayaan HUT Kemerdekaan dilakukan dengan kebersamaan melalui jalan santai dan berbagai lomba. Namun karena saat ini sedang pandemi covid-19, kegiatan tersebut ditiadakan untuk menghindari terjadinya penularan virus Corona.
"Ini awal dari kita memulai upacara untuk memaknai perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan. Untuk ke depan kita berharap mendapatkan bibit-bibit yang lebih unggul agar pelaksanaan upacara bisa lebih berkualitas," katanya.
Rasa bangga tersebut, menurut Khaidir perlu diteruskan ke generasi selanjutnya untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada segenap individu. Selaku pimpinan rukun warga, Khaidir juga menyampaikan terimakasih atas dukungan Babinsa setempat yakni Serda S Sitepu yang telah membimbing dan turun langsung melatih dan mengarahkan pelaksanaan upacara sehingga bisa berjalan lancar.
"Kami juga menyampaikan terimakasih atas partisipasi mahasiswa STIT Al Kifayah Riau yang sedang melaksanakan KKN di sini. Atas bantuan dan peran sertanya ikut membuat acara ini berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam rangka menyemarakkan suasana, usai upacara peserta diberikan kupon doorprize untuk mendapatkan sejumlah hadiah yang sudah disediakan.
Laporan: Fopin A Sinaga (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…