Categories: Nasional

Heboh Bunga Bangkai di Bengkalis, Warga: Busuknye Bau Die

"Entah lah! Macam tak sado, alih-alih ade bunge yang awalnye dulu kecik. Ade bau bangkai, kami caghi lah mane baunye. Upenye daghi bunga situ, busuknye bau die," kata Lia Wulandari dalam dialek Melayu.

Laporan: Erwan Sani, Bengkalis

Diungkapkan Lia Wulandari, awal kemunculan bunga indah tapi busuk ini sekitar dua pekan silam. Lia adalah warga Pangkalan Batang Barat dihebohkan dengan temuan bunga besar mekar yang disebut-sebut mirip dengan bunga bangkai. Tumbuh di halaman rumahnya, di KM 8, Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, Senin (15/2/2021). 

Lia menyebutkan bahwa di halaman rumahnya tumbuh pohon Bunga Bangkai setinggi sekitar 20 cm yang baru diketahuinya Senin sore itu juga sekitar pukul 16.00 WIB. Diketahui, karena ketidaknyamanan dengan bau teramat busuk yang setelah dipastikan dengan mencium sejarak satu jengkal. Setelah dilakukan cek di mesin pencari data di internet, benar bunga busuk itu mirip bentuknya bunga ikon Bengkulu.

"Ghase kami dah due minggu dah. Bunge cantik, tapi kami tak tau bunge ape. Setelah ade bau (busuk), baghu lah tau itu bunge bangkai," tambahnya.

Diakui Lia, kemunculan bunga ini tidak ada bawa petanda unik, baik melalui mimpi atau pun dirinya menabur bibit bunga tadi maupun tanaman lainnya karena beliau bukan penghobi atau kolekstor bunga.

Lia sang perajin Tenun Songket dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) istri dari Juanda ini mengaku risih dan takut ada petanda buruk atas fenomena ini. Anak pertamanya pernah bertanya jika akan menjual bunga rupawan itu yang dijawab Lia seharga Rp 50 juta.

"Tumbuhnye bunge ini ade ghase senang, ade tak senang. Takotnye, tetangge maghah bau busuk. Senangnye sebab bunge ni langka. Sementaghe waktu bunge ni bio lah tumbuh dulu supaye oghang bisa nengok bahwe ini lah bunge bangkai. Kalau tak ade yang nengok, mungkin kami bunoh bunge ni daghi pade teganggu bau busuk," tutur Lia Wulandari.

Sementara itu Bayu, salah seorang warga Desa Sebauk menyebutkan, bahwa bunga tersebut ditemukan mekar sekitar satu hari lalu. 

Menurutnya, di sekitar bunga itu tidak ada tumbuhan lainnya seperti umbi-umbian. Kemunculan bunga terbilang cukup unik dan langka di Pulau Bengkalis tersebut, juga mengundang warga lainnya untuk turut menyaksikan atau melihat dari dekat.

"Baru satu hari kemarin mekarnya. Tingginya sekitar setengah meter, baunya busuk jugalah," ungkap Bayu. 

Mekarnya bunga hanya akan bertahan hingga sepekan ke depan. Bunga Bangkai atau Amorphophallus titanum sendiri merupakan tumbuhan asli Indonesia. Populasinya hanya ditemukan di hutan-hutan Sumatera.

Pada saat ini habitatnya di alam banyak mendapat tekanan dan gangguan dari pengambilan ilegal di hutan, kerusakan habitat, dan penurunan jumlah serangga penyerbuk serta binatang penebar biji.

Amorphophallus titanum pun masuk dalam kategori tumbuhan langka berdasarkan klasifikasi dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan keberadaannya dilindungi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7/1999.

Bunga Bangkai termasuk suku talas-talasan (Araceae) sehingga memiliki umbi. Umbinya sendiri berukuran raksasa, bahkan beratnya dapat mencapai 117 kilogram dan Bunga Bangkai berbeda dengan bunga Rafflesia.

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

20 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

20 jam ago