kecepatan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lilik terbangun setelah tidur lelap di kamarnya. Perempuan itu pun melihat ke arah jam dinding.
Di antara redupnya lampu kamar, Lilik melihat jarum jam. "Sudah jam lima," katanya dalam hati.
Ia pun bangun dan bersiap-siap untuk salat subuh.
Setelah bersih-bersih dan berwudhu, Lilik pun salat sunat sebelum subuh. Lalu ia lanjutkan dengan salat subuh.
Usai berzikir dan berdoa, Lilik menghidupkan lampu kamarnya.
Matanya kembali melihat ke jam dinding. Dan jarum jam menunjukkan pukul 04.30 WIB.
Seakan tak percaya, Lilik mengucek matanya.
"Alamaak….!! Kok bisa tadi lihatnya jam lima? Jadinya aku salat apa tadi?" katanya heran kepada dirinya sendiri.
Ternyata Lilik kecepatan melaksanakan Salat Subuh padahal belum masuk waktu salat.
Ia hanya bisa geleng-gelang kepala menyadari kebodohannya.
Akhirnya Lilik menunggu azan Subuh berkumandang. Dan ia pun mengulang kembali salatnya.(dof)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…