Categories: Pekanbaru

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

PEKABARU (RIAUPOS.CO) – Suasana kawasan kuliner malam di Jalan Cut Nyak Dhien, Pekanbaru, mendadak berubah lebih riuh dari biasanya, Sabtu (11/4) malam. Kehadiran musik disc jockey (DJ) membuat sejumlah pengunjung berjoget, hingga akhirnya memicu teguran dari Satpol PP Kota Pekanbaru.

Petugas turun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban setelah mendapati aktivitas hiburan yang dinilai tidak sesuai dengan konsep kawasan kuliner. Biasanya, area tersebut dikenal sebagai tempat bersantai sambil menikmati aneka makanan, namun malam itu suasana menyerupai hiburan malam.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desherianto, yang memimpin penertiban menyebutkan bahwa pihaknya memberikan teguran kepada dua pedagang yang memutar musik DJ di lapaknya.

Menurutnya, penggunaan musik dengan konsep DJ hingga mengundang pengunjung berjoget dianggap tidak tepat dan berpotensi mengubah karakter kawasan kuliner yang seharusnya nyaman dan tertib.

“Musik biasa tidak masalah, tetapi jangan sampai menggunakan DJ yang membuat suasana seperti pesta. Ini bukan tempat hiburan malam,” ujarnya, Ahad (12/4).

Ia menjelaskan, langkah penertiban tersebut juga dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan dan suasana yang terlalu ramai.

Desherianto menambahkan, jika kondisi tersebut dibiarkan, dikhawatirkan pedagang lain akan mengikuti hal serupa sehingga mengubah citra kawasan kuliner malam Cut Nyak Dhien.

Meski demikian, Satpol PP tidak melarang sepenuhnya adanya hiburan di lokasi tersebut. Hiburan ringan seperti musik akustik masih diperbolehkan selama tidak menimbulkan keramaian berlebihan.

Ia pun mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung agar kawasan kuliner tetap menjadi tujuan masyarakat menikmati suasana malam.

“Jangan sampai yang dicari pengunjung bukan lagi kulinernya, tapi justru hiburannya,” pungkasnya.

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago