Categories: Nasional

Menuai Kritik, Kebijakan Asimilasi dan Integrasi Napi Tidak Akan Dihentikan

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menegaskan tidak akan menghentikan kebijakan asimilasi dan integrasi warga binaan pemayarakatan terkait narapidana dan anak. Padahal, kebijakan tersebut tengah menuai kritik di tengah masyarakat lantaran banyaknya napi yang kembali berbuat onar setelah dibebaskan.

“Saya tidak bermaksud menyebut kebijakan asimilasi dan integrasi diberhentikan Kemenkumham,” kata Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama Kemenkumham, Bambang Wiyono dalam keterangannya, Rabu (15/4).

Bambang menyebut, program kebijakan asimilasi dan integrasi tidak mungkin tiba-tiba diberhentikan begitu saja. Pasalnya, kebijakan Kemenkumham tersebut masih berjalan.

Ia juga menuturkan, sudah ada koordinasi antar lembaga atau kementerian, bahkan kepada DPR dan presiden. Menurutnya, Kemenkumham sudah melakukan berbagai upaya pembinaan terhadap narapidana dan anak di dalam Lapas, Rutan, dan LPKA. Bahkan, setelah WBP atau narapidanan dan anak dibebaskan sementara dari Lapas, Rutan, dan LPKA lewat program asimilasi dan integrasi mereka pun terus dipantau.

“Selama di dalam lapas mereka diberi bekal keterampilan, misal perbengkelan, perikanan, perkebunan dan lain-lain. Mereka juga diberi bekal tentang nilai-nilai spiritual untuk menjadi sosok yang baik dan siap untuk kembali ke masyarakat,” urai Bambang.

Oleh karena itu, Bambang mengharapkan para narapidana tidak menyalahgunakan pembebasan mereka untuk kembali melanggar hukum selama masa proses asimilasi dan integrasi berlangsung.

“Selama wabah Covid-19, mereka juga diminta untuk tetap di rumah dan tidak berkeliaran kemana-mana,” tegasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Deslina

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago