Categories: Nasional

Maulid Nabi Muhammad SAW, ASN Dilarang Bepergian dan CutiÂ

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dilarang cuti pada hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, mereka juga dilarang bepergian. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Tjahjo Kumolo dalam keterangan resminya, kemarin (13/10). Larangan ini diatur dalam SE MenPANRB Nomor 13 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau cuti bagi Pegawai ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SE tersebut, ASN dilarang cuti dan bepergian ke luar daerah selama hari libur nasional 2021. Termasuk, pada hari-hari kerja lainnya pada minggu yang sama dengan hari libur nasional tersebut, baik sebelum maupun sesudah hari libur nasional.  "Pemerintah telah menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi 20 Oktober 2021. Berdasarkan SE tersebut, ASN dilarang bepergian dan cuti selama 18-22 Oktober 2021," paparnya. 

Tjahjo pun meminta agar pejabat pembina kepegawaian (PPK) pada kementerian/lembaga/daerah tidak memberikan cuti pada pegawainya di hari-hari tersebut. Kecuali ada alasan khusus dan mendesak. Misalnya, cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti alasan penting lainnya. 

PPK juga diharuskan untuk melakukan pengawasan atas penerapan SE tersebut. Apabila ada ASN yang melanggar, PPK diminta memberikan hukuman disiplin sesuai dengan PP Nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja dan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil. PPK juga wajib melaporkan pada menteri melalui http://s.id/laranganbepergianASN paling lambat tiga hari kerja sejak hari libur nasional. 

Dia berharap, ASN bisa menjadi teladan dalam penerapan protokol kesehatan dan 5M selama masa pandemi Covid-19. Termasuk juga para keluarganya. 

Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyoroti kebijakan pemerintah menggeser libur nasional dalam rangka Maulid Nabi Muhammad. Seperti diketahui Maulid Nabi Muhammad jatuh pada 19 Oktober. Tetapi pemerintah menggeser libur nasionalnya menjadi 20 Oktober.(lum/mia/jpg) 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

4 jam ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

4 jam ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

4 jam ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

4 jam ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

6 jam ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

1 hari ago