Categories: Nasional

KPK Geledah Tiga Lokasi di Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Dumai. Kemarin (13/2), lembaga antirasuah itu menyasar tiga lokasi sekaligus untuk mengembangkan kasus suap dana alokasi khusus (DAK) dan gratifikasi yang melibatkan Wali Kota (Wako) Dumai Zulkifli AS sebagai tersangka.

 

Tiga lokasi itu adalah Kantor Dinas Kesehatan, Kantor LPSE dan Rumah Dinas Wako Dumai Zulkifli AS di Jalan Putri Tujuh. Berdasarkan informasi yang didapatkan, penyidik bergerak sekitar pukul 09.30 WIB dari Mapolres Dumai. Selanjutnya, dikawal belasan personel Sat Sabhara Polres Dumai menuju lokasi penggeledahan.  Tim penyidik membagi tugas ada yang langsung ke rumah kediaman Wako Dumai dan menuju ke kompleks perkantoran Pemko Dumai.

Di kediaman Zulkifli AS di Jalan Putri Tujuh, aktivitas penyidik tidak dapat dipantau awak media. Pasalnya akses pintu masuk di rumah dinas orang nomor satu di Dumai itu dikunci dan dijaga kepolisian. Tidak ada yang dibenarkan masuk ke kediaman tersebut. Namun pada sore harinya, penyidik keluar dengan membawa dua koper yang berisi dokumen-dokumen.

Sementara itu, saat penggeledahan di kompleks perkantoran Pemko Dumai, Wako sedang tidak berada di ruangan kerja.  Itu dapat dipastikan saat petugas KPK menanyakan kepada petugas pengamanan. "Apakah Wali Kota ada," tanya penyidik.  "Tidak ada," jawab sekurity yang sedang bertugas.

Penyidik kemudian menanyakan siapa pejabat tertinggi yang ada di kantor wali kota saat ini. Dijawab petugas, "Pj Sekretaris Daerah," ujar petugas keamanan yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Penyidik langsung menemui Pj Sekretaris Daerah (Sekda) H Hamdan Kamal. Tak lama berselang, penyidik bersama PJ Sekda dan Kabag Hukum Dede Mirza turun ke lantai 1 Kantor Wali Kota menemui para penyidik. Setelah itu PJ Sekda  bergegas meninggalkan Kantor WaKo menuju gedung DPRD. Di saat yang sama berlangsung Sidang Paripurna. Sedangkan Kabag Hukum Dede Mirza diminta untuk mendampingi penggeledahan tersebut. "Saya sempat terkejut," ujar Hamdan Kamal saat dikonfirmasi.

Petugas langsung menunjukkan surat tugas dan bakal menggeledah beberapa ruangan. "Tadi saya perintahkan Kabag Hukum untuk mendampingi," ujarnya.

Terkait untuk hal apa, Hamdan Kamal tidak menjawab, karena bukan kapasitasnya.(hsb/egp)

>>> Selengkapnya baca koran Riau Pos

Editor: Arif Oktafian

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

40 menit ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

7 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

7 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

21 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

21 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

21 jam ago