Categories: Nasional

BNI Raih Bank Internasional Terbaik dikawasan Asia Tenggara 2020

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — BNI dinilai telah berhasil dalam menjalankan perannya sebagai Bridging Indonesia and The World serta pengembangan layanan bagi Diaspora Indonesia di luar negeri melalui jaringan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN). Hingga saat ini, BNI memiliki enam cabang di luar negeri yaitu Singapore, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York .

Alpha Southeast Asia kembali menobatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai bank yang memberikan pelayanan bisnis internasional terbaik. Ini ditandai diraihnya gelar Best Trade Finance dan Best International Banking Division di tingkat Asia Tenggara pada 14th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards 2020.

BNI dinilai telah berhasil dalam menjalankan perannya sebagai Bridging Indonesia and The World serta pengembangan layanan bagi Diaspora Indonesia di luar negeri melalui jaringan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN). Hingga saat ini, BNI memiliki enam cabang di luar negeri yaitu Singapore, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York.

Demikian penjelasan Direktur Tresuri dan Internasional BNI Putrama Wahju Setyawan di Jakarta, Ahad (12/7/20). "BNI juga mendukung perusahaan-perusahaan Indonesia untuk menjadi pebisnis global. KCLN BNI memberikan pembiayaan berbasis trade finance untuk mendukung operasional perusahaan-perusahaan Indonesia di luar negeri. BNI juga telah mengembangkan trade hub di KCLN Singapore dan Hong Kong untuk mendekatkan eksportir Indonesia ke pusat perdagangan dunia," ujar Putrama.

Pegawai dan nasabah senantiasa menerapkan protokol kesehatan saat bertransaksi perbankan di Kantor Cabang BNI Seoul.

Putrama juga menuturkan, selain mendukung peningkatan foreign direct investment, BNI telah menfasilitasi perusahaan-perusahaan di luar negeri untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. BNI telah mendirikan unit Japan Desk pada 2011 yang kemudian dikembangkan menjadi International Desk pada 2017.

International Desk telah berhasil memberikan jasa dan layanan perbankan serta skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan asing dalam mengembangkan bisnis di Indonesia. Pelayanan International Desk ini telah dinikmati oleh lebih dari 400 perusahaan Jepang, China serta Korea di Indonesia.

"Kedua peran di atas ditopang oleh sumber pendanaan murah dari international funding yang diperoleh BNI Kantor Cabang Luar Negeri maupun kerja sama dengan bank-bank koresponden. Program Sertifikat Deposito (Certificate of Deposit/CD) Global yang diluncurkan KCLN New York pada Januari 2020 telah meningkatkan kemampuan BNI dalam menghimpun dana di luar negeri dan sebagai alternatif dari non-conventional funding yang diperoleh BNI dari bank-bank koresponden," ujarnya.

Sampai dengan Kuartal II 2020, dana yang berhasil dihimpun oleh KCLN New York melalui CD mencapai USD 414 juta.

Demi keamanan dan kesehatan nasabahnya saat bertransaksi, BNI menyediakan hand sanitizer di seluruh kantor cabangnya, termasuk di Kantor Cabang Tokyo.

Bank Transaksional Diaspora
BNI secara berkelanjutan melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan transaksional Diaspora Indonesia, terutama dalam transaksi kiriman uang luar negeri. BNI menghadirkan layanan digital remittance di luar negeri antara lain melalui kehadiran BNI MoRe (Mobile Remittance) di KCLN Singapore dan BNI Outgoing Remittance Mobile Banking Personal demi meningkatkan sistem dan layanan remitansi yang dapat diakses setiap nasabah secara mudah dimanapun dan kapanpun.

Penghargaan yang dinobatkan sejalan dengan pendapatan bisnis internasional BNI. Sampai dengan periode Juni 2020, bisnis internasional BNI mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 2,1 triliun yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,8% YoY. Dalam lima tahun terakhir pendapatan bersih bisnis internasional BNI juga mencatat pertumbuhan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 38,8% per tahun.

Putrama menambahkan bahwa bisnis internasional merupakan faktor pembeda bagi BNI dibandingkan perbankan lain di Indonesia. Keberadaan KCLN juga telah memberikan dampak positif bagi Indonesia karena menjadi sumber devisa yang berasal dari pajak.

"Melihat kecenderungan tersebut, BNI ke depan akan terus meningkatkan profitabilitas KCLN dan memperbaharui produk dan layanan bisnis internasional khususnya yang berbasis trade," tutupnya. (rls)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago