Categories: Nasional

Wako Dumai hingga Kapolres Merasakan Kehilangan Mendalam

Jenazah wartawan Riau Pos Hasanal Bulkiah dimakamkan di Dumai, Senin (12/7) pagi. Pelepasan hingga pelaksanaan pemakaman jenazahnya diliputi rasa haru dan duka yang mendalam karena almarhum dikenal baik, peduli dengan sesama dan selalu menjalankan tugas dengan amat sangat baik.

Laporan M ALI NURMAN, Dumai

HASAN begitu almarhum akrab disapa, meninggal dunia, Ahad (11/7) sekitar pukul 20.15 WIB. Ahad pagi dia dibawa ke ICU RSUD Dumai karena sesak napas dan harus dibantu alat pernapasan. Sebelumnya, dia sepekan dirawat, salah seorang penggawa terbaik Riau Pos ini akhirnya tak mampu menahan penyakit yang dideritanya.

Pelepasan jenazah almarhum dilakukan Senin (12/7) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Semasa hidupnya dia dikenal bersosialisasi dan berteman dengan banyak kalangan. Saat pelepasan karib kerabat yang hadir pun beragam.

Wali Kota (Wako) Dumai H Paisal SKM MARS menyempatkan diri hadir di RSUD Kota Dumai tempat pelepasan jenazah dilakukan. Kedatangannya untuk memberikan penghormatan terakhir pada pemuda yang sudah dianggapnya sebagai adik itu. Dia juga menghampiri keluarga almarhum untuk menyampaikan ucapan dukacita secara langsung.

"Kami dari Pemda Dumai turut berdukacita karena kehilangan wartawan terbaik di Dumai khususnya," kata Wako Dumai.

Paisal mengenang, dia dan almarhum Hasan memiliki silaturahmi yang dekat sekali.

"Beliau sama saya dekat betul. Kami punya kedekatan emosional. Dari awal dia masuk ke Dumai waktu saya kadiskes. Sampai sekarang terus komunikasi. Sering curhat. Sering membantu kami. Berita kami di Riau Pos cukup positif," tuturnya.

Di mata Paisal, almarhum adalah wartawan yang profesional dan dengan profesi jurnalisnya bisa mengabarkan Dumai secara baik.

"Beliau berarti di hati kami. Komunikasi cukup baik. Beliau memang saya lihat salah satu wartawan yang berprestasi dan punya etika luar biasa. Beliau independen. Kami berharap orang tua dan keluarganya sabar. Kita doakan agar beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Saya yakin orang baik akan diberikan tempat yang baik," urainya.

Di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih mewabah, Paisal berpesan agar wartawan yang bidang tugasnya termasuk dalam pelayanan publik untuk bisa tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam bekerja.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta memberikan hormat kepada jenazah almarhum Hasan yang akan dibawa ke pemakaman, Senin (12/7/2021).(M ALI NURMAN/RIAUPOS.CO)

"Kami dari awal untuk pelayanan publik kami harap harus divaksin dan jaga prokes. Covid ini ada, karena itu kita harus ikhtiar. Apalagi wartawan selalu aktif mendampingi kami. Mari kita jaga prokes karena kita tidak tahu Covid-19 ini kapan selesainya. Kita tidak boleh lengah, informasikan pada masyarakat," imbaunya.

Selain Wako Dumai, tokoh dan mitra kerja almarhum Hasan yang juga turut hadir dalam pelepasan jenazahnya adalah Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira. Dengan berseragam lengkap, AKBP Andri Ananta tak mampu menutupi kesedihannya kehilangan mitra sekaligus sahabat terbaik.

Andri dengan mata berkaca-kaca dan surat serak menyampaikan kesannya terhadap almarhum Hasan.

"Almarhum telah mendahului kita. Bagi saya pribadi dan Polres Dumai, saya kenal beliau adalah pribadi yang baik, seorang wartawan dan sahabat kita semua," ucapnya.

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

18 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

18 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

18 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

18 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago