Categories: Nasional

Menteri Siti Nurbaya, Selama Ini Masyarakat Adat Tidak punya Tempat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepemilikan dan legalitas hutan adat atau yang disebut dengan tanah ulayat masyarakat selama ini tidak mendapat tempat dan pengakuan secara hukum negara. Akhirnya masalah hutan adat ini merupakan konflik agraria yang pada ujungnya memakan korban.

Namun di era pemerintahan Presiden Jokowi hutan adat akhirnya mendapat pengakuan sesuai dengan UUD. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan dimana undang undang dasar pasal 18 dikatakan masyarakat diakui sepanjang masih ada dan sebagainya.

"Undang undang kehutanan juga bilang hutan ada hutan untuk masyarakat ada berdasarkan undang dasar sebagainya akhirnya dengan berani bapak presiden mengakui hutan adat," jelasnya.

Dia menambahkan, konflik agraria antara masyarakat adat dan swasta sering terjadi. Pada akhirnya masyarakat adat yang menjadi korban seperti dikiriminalisasi dan ditangkap. Meskipun begitu, pemberian hutan ada ini juga tidak terlepas kontrol dan standar dari pemerintah.

"Konfilkanya berat karena waktu yg lalu misalnya konflik-konflik didalam hutan adat masyarakat ditangkap ditahan.  Dan itu sudah masuk aturan adat dan itu kita kontrol dan kita kasih standarnya,"imbuhnya.

"Yang sudah ada hutan adat itu 470 ribu hektar diluar Jawa  di Jawa juga ada kayak yang di banten. Seperti masyarakat Baduy. Jadi sudah banyak kita selesaikan," tambahnya.

Siti melihat selama ini masyarakat adat seakan tidak dianggap dan tidak memiliki tempat. Padahal peran masyarakat adat cukup besar dalam menjaga lingkungan dan alam. "Selama ini masyarakat ada nya juga seperti tidak punya tempat juga," tutupnya.(ADV)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

PLN Ungkap Penyebab Listrik Selatpanjang Padam Berjam-jam, Ada Tiga Gangguan Sekaligus

Listrik di Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, sempat padam berjam-jam akibat tiga gangguan beruntun. PLN pastikan…

19 jam ago

Penguasaan Lini Tengah Jadi Faktor Penentu

Analisis mendalam final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, membedah kekuatan, strategi, serta peluang…

19 jam ago

Unri Datangi TKP Tewasnya Dokter PPDS di Siak, Koordinasi Langsung dengan Polisi

Pimpinan Universitas Riau mendatangi Polres Siak dan TKP tewasnya dokter PPDS Alex Cristo Lotis. Polisi…

21 jam ago

Lawan Polisi Pakai Senjata Tajam, Terduga Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak

Terduga pengedar pil ekstasi di Pekanbaru dilumpuhkan setelah menyerang polisi dengan cutter saat penangkapan. Satu…

1 hari ago

Tiga Bulan Teror Warga, Buaya 2,5 Meter di Sungai Gaung Akhirnya Diamankan

Buaya sepanjang 2,5 meter yang meresahkan warga Sungai Gaung, Inhil, selama tiga bulan akhirnya berhasil…

1 hari ago

UNPRI Pekanbaru Ukir Prestasi Nasional, Tiga Tim Mahasiswa Sabet Empat Penghargaan

Mahasiswa UNPRI Kampus Pekanbaru meraih empat penghargaan di ajang LETIN 8 tingkat nasional, mulai dari…

1 hari ago