Habib Rizieq Shihab.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardhani belum mau merespons isu pemulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi yang dijadikan syarat rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto oleh Partai Gerindra.
Ditemui wartawan di KSP, Kompleks Sekretariat Negara, Jakarta pada Kamis, Jaleswari juga tidak merepons secara spesifik soal kabar pencekalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah Arab Saudi atas permintaan tangan-tangan kuat di Indonesia.
’’Saya rasa ini perlu dikaji dulu. Kami enggak bisa segera merespons hal-hal yang masih reaktif di tingkat lapangan. Karena pemulangan dan lain-lain itu bukan sekadar kasus hukum, tapi ada unsur politiknya, dan lain-lain. Jadi kami akan mengkaji dulu soal itu,’’ ucap Jaleswari, Kamis (11/7).
Namun dia tidak memerinci dampak apa yang dipertimbangkan pemerintah jika Habib Rizieq dipulangkan. Jaleswari hanya menyatakan jika masalah ini harus dilihat terlebih dahulu dari berbagai aspek.
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…