tim-kpbd-inhu-bersama-polri-tni-padamkan-titik-api-hingga-malam
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berjibaku padamkan titik api di atas lahan kosong di Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Selasa (8/6/2021).
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu sudah sempat terjadi seluas lebih kurang satu setengah hektare.
Kepala KPBD Kabupaten Inhu, Ergusfian SSos, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya dibantu TNI dan Polri terus berupaya memadamkan api yang membakar lahan kosong di daerah itu.
"Hingga malam ini, kepala api sudah dapat dikendalikan," ujar Ergusfian, Selasa (8/6/2021).
Dijelaskannya, Karhutla yang terjadi di atas lahan kosong Desa Air Jernih terjadi pada Selasa sore. Kejadian itu awalnya diketahui Tim Satgas KPBD berdasarkan laporan warga. Kondisi lahan merupakan semak belukar.
Dengan kejadian itu, Tim Satgas KPBD Inhu menurunkan sebanyak 15 personel. Juga personel yang menggunakan satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil resceu.
"Mudah-mudahan malam ini dapat tuntas," harapnya.
Lebih jauh disampaikannya, ketika kepala api sudah dapat dikendalikan, saat ini tim melakukan pemadaman pada sisa-sisa kebakaran. Tunggul kayu yang terbakar masih mengeluarkan asap dan terus dilakukan pendinginan.
"Tim bersama Polri, TNI dibantu warga terkendala minimnya air," terangnya.
Laporan: Raja Kasmedi (Rengat)
Editor: Hary B Koriun
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…