Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI didampingi sejumlah pejabat Polres Inhu dan pemuka agama saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan 39 tersangka narkoba, Jumat (4/10/2024).(Kasmedi/Riau Pos)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) kembali mengungkap dua pelaku pencurian terlibat narkoba. Pengungkapan itu setelah dilakukan tes urine dengan hasil positif. Pelaku pencurian pertama terungkap oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Rengat Barat. Kemudian pelaku kedua diungkapkan Polsek Lirik.
Pelaku pencurian pertama, melakukan pencurian satu unit handphone dan satu tabung elpiji 3 kilogram. Kemudian pelaku kedua, melakukan pencurian Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
Pelaku pencurian satu unit handphone dan tabung elpiji ukuran 3 kilogram berinisial PZ alias Putra (29) warga Kecamatan Rengat Barat. Sedangkan pelaku kedua berinisial RF Alias Riko (22) warga Kecamatan Lirik.
“Pelaku PZ alias Putra ditangkap, Sabtu (5/10) malam di parkiran salah satu klinik di Kelurahan Pematang Reba,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI melalui Kasubsi Penmas Aiptu Misran, Senin (7/10).
Dijelaskannya, penangkapan pelaku berdasarkan laporan pemilik barang kepada Polsek Rengat Barat. Di mana, pelapor menerima kabar dari saudaranya, rumahnya dibongkar.
Setelah dicek, handphone dan tabung elpiji tiga kilogram milik korban hilang.
“Atas kehilangan barang-barang itu, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp1 juta,” ungkapnya.
Atas laporan itu, anggota Polsek Rengat Barat yang sedang melakukan patroli dan sudah mengenali ciri-ciri akhirnya langsung mengamankan pelaku.
Setelah dilakukan pemeriksaan hingga akhirnya palaku digiring ke Mapolsek Rengat Barat.
Bahkan, setelah diinterogasi, PZ mengakui atas pencurian yang dilakukannya.
“Pelaku mengakui perbuatannya dan langsung dijebloskan ke sel tahanan,” ungkapnya.
Dalam pemeriksaan itu, dilanjutkan dengan tes urine. Di mana, dari tes urine itu, PZ terdeteksi positif mengandung methamphetamine akibat mengonsumsi narkoba jenis sabu.
“Kami berkomitmen memberantas narkoba di daerah ini,” tegasnya.
Kemudian, penangkapan pelaku RF Alias Riko dilakukan, Ahad (6/10) sekitar pukul 17.30 WIB. Di mana, pelaku ditangkap setelah tertangkap tangan mencuri brondolan sawit di perkebunan milik PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) di Afdeling P, Blok 3 Desa Redang Seko Kecamatan Lirik.
Pelaku diamankan Satpam perusahaan tersebut. “Pelaku diserahkan ke Polsek Lirik dan ketika dilakukan tes urine, pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu,” terangnya.(gem)
Laporan KASMEDI, Rengat
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…