Categories: Nasional

Unri dan Politani Payakumbuh Laksanakan PKM

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) dan PPN Payakumbuh melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang Food and Energy Security sumber dana DRPM Ristek Dikti, serta dalam rangka meningkatkan interakasi hubungan antara akademisi dan masyarakat dalam aspek pertanian, peternakan, dan perekonomian di Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Interaksi tersebut diwujudkan dalam kegiatan pelatihan pengolahan limbah pelepah sawit menjadi silase dan limbah kotoran ternak menjadi biogas yang dilakukan di Desa Pasir Makmur, mulai April 2021 dan berakhir Agustus 2021 oleh tim PKM bersama mahasiswa Kukerta Integrasi Unri.

Sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Riau, Kabupaten Rokan Hulu dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit terluas, tercatat pada tahun 2019 luasnya mencapai 480.655 Ha (Sumber: BPS Provinsi Riau, 2020). Selain itu, Rokan Hulu juga memiliki potensi peternakan yang besar, bersumber dari BPS Provinsi Riau terdapat 31.334 ekor sapi.

Dengan keunggulan tersebut sudah selayaknya Rokan Hulu menjadi daerah swasembada pangan khususnya daging, yang dapat tercapai dimulai dari perbaikan pengelolaan pakan ternak, salah satunya dengan memanfaatkan limbah pelapah sawit yang dipastikan tersedia melimpah.

Selain itu, potensi peternakan yang besar juga bisa dimanfaatkan menjadi sumber energi biogas. Untuk dapat digunakan menjadi pakan ternak, maka diperlukan teknik pengolahan pakan salah satunya adalah dengan silase. Sebagai informasi silase adalah salah satu teknik pengawetan pakan atau hijauan pada kadar air tertentu melalui proses fermentasi mikrobial oleh bakteri asam laktat dan berlangsung di dalam tempat yang disebut silo.

 Selanjutnya populasi ternak sapi yang tinggi akan menghasilkan urine serta feses yang juga berpotensi besar, selain dijadikan kompos juga berpotensi sebagai sumber energi berbentuk biogas. Atas kondisi tersebutlah, tim pengabdian dari berbagai perguruan tinggi memilih  kelompok ternak yang terletak di Desa Pasir Makmur Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau untuk mendapatkan kesempatan belajar mengolah limbah pelapah sawit menjadi pakan ternak melalui teknik silase, serta mengolah kotoran ternak menjadi biogas.

"Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan  yang ada di Desa pasir Makmur yang tersedia cukup melimpah menjadi pakan ternak dan biogas, yang dengan hal ini diharapkan dapat membantu masyarkat memperbaiki kondisi perekonomian karena menjadi peluang investasi yang potensial," ujar Nur Azlina SE MSI Ak AAP CA CertiPSAS selaku Ketua Tim PKM.

Hal ini sejalan dengan yang diutarakan oleh Suryadi sebagai Ketua Kelompok Ternak Desa Pasir Makmur. “Kami menyambut baik dan sangat berterima kasih kepada tim dosen dari UNRI karena telah memilih kelompok ternak kami untuk mendapatkan kesempatan belajar mengolah limbah sawit menjadi pakan," ujarnya.(rls)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

22 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

22 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

23 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

24 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

2 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

2 hari ago