Categories: Nasional

Penyebar Isu Larangan Natal Ditangkap, Ini Kata Senator Sumbar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penangkapan Sudarto, penyebar isu larangan Natal di Dharmasraya, oleh Polda Sumbar mendapat apresiasi dari anggota DPD dapil Sumbar, Emma Yohana. Menurut dia, kinerja aparat patus diapresiasi.

Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mencari penyebar isu yang merusak hubungan kerukunan umat beragama di Sumbar. Padahal kerukunan di Sumbar sudah terbina sejak dulu. Bahkan tidak ada gesekan horizontal terkait SARA.

"Di Sumbar kami sudah terbiasa dengan keberagaman. Buktinya orang Minang itu ada di mana-mana," ujar Emma kepada JawaPos.com, Selasa (7/1)

Senator asal Sumbar itu meminta kepada pihak-pihak tertentu jangan mencoba-coba untuk memecah belah bangsa yang multikultur ini. Cara tersebut akan merusak kerukunan di negeri ini. "Isu itu (larangan perayaan natal, red) kalau tidak dicari akar masalahnya, bisa merusak nama Sumbar dan kerukunan umat beragama di Ranah Minang yang selama ini baik-baik saja," imbuhnya. Untuk itu, Emma Yohana berharap kepada semua pihak untuk harus menjaga keamanan dan ketenangan di Indonesia.

Sebelumnya Manager Program Pusaka Foundation Sudarto ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumbar di kediamannya, Jalan Veteran, Purus, Padang Barat, Kota Padang, Selasa (7/1). Penangkapan itu buntut dari dugaan penyebaran kebencian yang menuding ada larangan perayaan Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, Sudarto ditangkap di kediamannya. Penangkapan itu atas laporan masyarakat. Dia diduga menyebarkan isu yang memicu kebencian dan merusak ketentraman di tengah masyarakat. "Kini masih dalam proses pemeriksaan," kata Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Selain itu, tudingan larangan Natal di Dharmasraya dan Sijunjung sempat mendapat reaksi dari sejumlah pihak dan menteri. Mulai dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menko Pulhukam Mahfud MD.

Bahkan Mendagri Tito Karnavian sempat menyurati kedua bupati. Surat itu berupa teguran dan meminta bupati Dharmasraya dan Sijunjung untuk memberikan jaminan kepada umat Nasrani dalam menjalani ibadah dan perayaan Natal.

Namun demikian, pada Rabu (25/12/2019) Natal di kedua kabupaten tersebut berjalan lancar. Bahkan Kapolda Sumbar Irjen Toni Hermanto pun berada di kedua wilayah untuk memastikan situasi sebenarnya.

Atas dengan adanya penangkapan Sudarto ini pihak Kemendagri pun menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Polda Sumbar. "Kami menghormati proses hukum dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar kepada JawaPos.com, Selasa (7/1).

Selanjutnya, Bahtiar mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketentraman dan kerukunan umat beragama. Jika ada informasi yang sensitif, apalagi itu berkaitan ada isu SARA perlu dipastikan kebenarannya. Jangan asal menyebarkan informasi yang belum jelas akurasinya.

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago