Rocky Cuma Mengkritik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengamat politik Ujang Komaruddin kurang setuju dengan rencana politikus PDI Perjuangan Junimart Girsang melaporkan Rocky Gerung ke polisi karena ucapannya di Indonesia Lawyers Club (ILC) Selasa (3/12) kemarin.
Gerung dalam pernyataannya terkesan menyebut presiden tidak mengerti Pancasila. Akibatnya, Junimart yang juga hadir sebagai pembicara malam itu, berpikiran memperkarakan Gerung.
"Orang mengkritik tidak bisa dan tidak boleh dipidanakan. Yang boleh dipidanakan adalah penghinaan. RG bisa saja konteksnya mengkritik, bukan menghina," ujar Ujang kepada JPNN.com, Kamis (5/12).
Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini kemudian mengingatkan Presiden Joko Widodo maupun tokoh-tokoh dari partai pendukungnya untuk lebih bijaksana dalam menilai kritikan. Jangan mudah memperlihatkan sikap baperan, karena tidak baik bagi penilaian publik.
"Baik Jokowi maupun partai pendukungnya, jangan baperan. Masyarakat saya yakin akan semakin simpati kalau pemerintah terlihat sabar menghadapi kritikan," ucapnya.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini juga mengingatkan, pemimpin hebat adalah pemimpin yang tetap fokus memberikan kinerja dan mengayomi masyarakat, meski kritikan hebat gencar diterima.
"Justru pemimpin hebat adalah ketika dia berjiwa besar dalam menghadapi kritikan-krtikan keras yang mengenainya. Saya kira para pejabat sudah mengetahui hal ini, namun bagi beberapa orang mungkin sulit untuk dilakukan secara terus menerus," pungkas Ujang. (gir/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…